Budidaya Ikan Mujair Sebagai Peluang Usaha


Pertanianku – Ikan mujair merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang terus meningkat permintaannya. Ikan ini juga terbilang menjadi primadona karena terus diburu dan memiliki banyak penggemar. Ini karena olahan ikan mujair selalu membuat Anda ketagihan karena kenikmatannya.

Budidaya Ikan Mujair Sebagai Peluang Usaha

Hal inilah yang membuat banyak masyarakat tertarik menjalankan bisnis budidaya ikan mujair. Untuk menjalankan usaha budidaya ikan mujair pun tidak memerlukan modal besar. Jika mengelolanya dengan serius dan konsisten, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan.

Budidaya ikan mujair tidak mengeluarkan modal banyak, tetapi dapat menghasilkan keuntungan banyak. Ini karena ikan mujair adalah ikan yang sangat cepat dalam berkembang biak. Jika Anda membudidayakan ikan mujair dengan profesional, ikan yang akan dihasilkan bisa cukup besar. Ukurannya dapat mencapai telapak tangan orang dewasa atau bisa sekitar 40—50 cm dengan bobot 1—1,2 kg/ekor.

Berikut tata cara budidaya ikan mujair sebagai peluang bisnis menjanjikan.

Persiapan kolam

Dalam budidaya ikan mujair, pertama Anda harus mempersiapkan kolam untuk budidaya. Kolam yang bisa digunakan untuk tempat budidaya ikan mujair adalah kolam tanah ataupun kolam terpal.

Selanjutnya, buatlah dinding kolam agar air tidak keluar atau bocor. Dinding kolam bisa dibuat menggunakan semen. Atau, bisa juga dengan menggunakan tanah liat sebagai dinding kolam.

Jika kolam sudah siap, isi penuh kolam dengan air bersih. Lalu diamkan air selama seminggu. Hal ini bertujuan lumut muncul. Lumut berfungsi mempercepat pertumbuhan ikan.

Pengairan

Setelah proses persiapan kolam selesai, lakukan pengairan. Pengairan ini sangat penting agar proses pernapasan ikan mujair berjalan dengan baik dan ikan tidak mengalami mabuk. Pergantian air baru akan membuat ikan selalu dalam keadaan sehat. Ini karena ikan mujair adalah jenis ikan yang dapat berkembang baik di air yang bersih. Beda halnya dengan ikan lele yang bisa berkembang baik di air kolam yang tidak pernah diganti. Buat kolam semaksimal mungkin untuk bisa mengatur keluar masuknya air agar pergantian air selalu lancar.

Baca Juga:  Mendag Kritik Masyarakat Indonesia yang Konsumsi Ikan Olahan Impor

Lakukan pengapuran dan pemupukan

Agar kolam yang digunakan semakin bagus dalam budidaya ikan mujair, sebaiknya dilakukan pengapuran. Caranya, isi penuh kolam dengan air, sekitar 3—7 hari kemudian kuras kolam lalu keringkan selama satu minggu. Lakukan hal tersebut jika Anda menggunakan kolam yang baru dibuat. Setelah dikeringkan, kemudian tebar secara keliling dan merata ke area kolam dengan kapur yang sudah dipersiapkan, dosis yang digunakan 100—250 gram/m .

Jika memiliki sedikit uang lebih, Anda bisa melakukan pemupukan agar lebih optimal dalam budidaya ikan mujair tersebut. Hal ini karena dalam proses pemupukan sangat membantu pertumbuhan ikan. Proses pemupukan dapat mengakibatkan atau merangsang pertumbuhan plankton dan jenis pakan alami lainnya yang berada di kolam. Dengan demikian, ikan bisa mendapatkan pakan tambahan, yaitu pakan alami yang berasal dari kolam tersebut.

Pemilihan bibit

Walaupun ikan mujair terkenal dengan daya tahan tubuhnya (tahan penyakit), tetap harus dilakukan pemilihan bibit untuk mempermudah pembudidaya dalam proses pembesaran ikan. Pilihlah bibit ikan mujair yang berukuran 2—3 jari tangan orang dewasa. Ikan harus dalam kondisi sehat, tidak ada cacat fisik.

Pemberian pakan

Pemberian pakan pada ikan mujair sebaiknya menggunakan tepung ikan ataupun tepung kopra. Anda bisa juga memberikannya pelet. Pemberian pelet pada ikan juga sangat bagus untuk pertumbuhan. Berikan pakan pada pagi dan sore hari. Lakukan setiap hari hingga ikan sudah memenuhi standar jual dan sesuai ukuran konsumsi di pasaran. Dengan cara pemberian pakan yang teratur, pertumbuhan ikan akan berjalan baik dan cepat.

Pada budidaya ikan mujair dianjurkan untuk menggunakan kolam tanah. Ini karena ikan akan mendapatkan pakan alami dari tanah, sebagai pakan tambahan. Pakan tambahan dapat membuat ikan berkembangbiak dengan cepat. Dengan begitu, Anda akan menghasilkan ikan mujair yang besar.

Baca Juga:  Mendag Kritik Masyarakat Indonesia yang Konsumsi Ikan Olahan Impor

Masa panen

Masa panen ikan mujair membutuhkan waktu yang tergolong singkat, tergantung permintaan konsumen. Pemanenan ikan mujair dilakukan dengan dua cara, yaitu pemanenan sebagian dan pemanenan total. Pemanenan sebagian lebih dianjurkan karena Anda dapat memilih ikan yang dirasa cukup besar. Selain itu, ikan yang dirasa masih kecil dapat tetap berkembangbiak di dalam kolam, menunggu hingga tumbuh besar dan siap untuk dipanen. Namun, semua itu tergantung permintaan konsumen. Seberapa besar bobot ikan yang dipesan.

Tidak sulit untuk membudidayakan ikan mujair bukan?! Jika memiliki tekad yang bulat dalam mengerjakan sesuatu, Anda pasti akan mendapatkan hasil seperti yang diinginkan. Selamat mencoba!

loading...
loading...