Impor Pangan RI Akan Dihentikan


Pertanianku – Indonesia hingga saat ini masih melakukan impor pangan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketergantungan RI yang terus melakukan impor bahan pangan. Presiden kedepannya menginginkan agar Indonesia bisa mandiri pangan tanpa harus selalu mengimpor bahan pangan.

impor-pangan-ri-akan-di-hentikan

Pengamat Pertanian Dwi Andreas Santoso, menilai hal itu masih sulit dilakukan. Pasalnya, menurut dia, saat ini sistem pangan di Indonesia masih menggunakan sistem pangan yang liberal.

“Ya memang kalau di sekarang ini yang pertama yang harus diingat oleh semuanya sistem pangan di Indonesia adalah sistem pangan yang liberal,” ucap Dwi seperti melansir dari Okezone (7/12).

Sistem pangan yang masih liberal itu, lanjut Dwi, membuat pasar menguasai sektor pangan ketimbang pemerintah. Menurut Dwi pemerintah saat ini baru menguasai sebagian kecil.

“Karena amat sangat kecil sehingga pasar ini yang kemudian menentukan kebijakan pangan. Bagi pasar atau bagi para pedagang, bagi mereka lebih menguntungkan impor kan,” ungkapnya.

Hal itu diakibatkan oleh disparitas harga antara Indonesia dan di luar negeri berbeda terpaut jauh. “Kalau mereka sudah jelas untungnya berapa kan. Jadi itu yang pertama dan itu praktis sangat sulit dikendalikan oleh pemerintah,” lanjut Dwi.

Pemerintah, kata Dwi memiliki kapasitas yang sangat rendah dalam menguasai sektor pangan. Bahkan, menurutnya hanya beras yang mampu dikuasai oleh pemerintah, itu pun hanya 6—9% dari total produksi nasional.

“Jadi itu penyebab pertama mengapa kok impor kita makin lama semakin meningkat, karena rill keuntungan impor pangan ini sangat-sangat rill gampang dikalkulasikan,” tutupnya.

Baca Juga:  Membiarkan Ternak Berkeliaran di Jalan Raya, Peternak Ini Divonis 3 Bulan
loading...
loading...