Wow, Harga Cabai di Raja Ampat Mencapai Rp200 Ribu per Kilogram!

Pertanianku – Kenaikan harga cabai terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. Salah satu daerah yang terkena imbas dari kenaikan harga cabai adalah Raja Ampat, Papua Barat.

Harga cabai rawit di pasar tradisional Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, selama sepekan terakhir ini, naik hingga mencapai Rp200.000 per kg.

Seorang pedagang di Pasar Waisai, Raja Ampat, Nurlia, mengaku menawarkan satu kilogram cabai rawit seharga Rp200.000 atau naik Rp140.000 dari harga sebelumnya Rp60.000 per kg. Ia mengaku harga cabai rawit dari tingkat agen di Kota Sorong sudah naik tak ada pilihan juga menaikkan harga penjualan kepada konsumen seperti dikutip dari Republika (10/1/2017).

Ia mengatakan pasokan cabai rawit dari agen dan petani terbatas, sedangkan permintaan di pasar cukup tinggi tak ada pilihan pedagang juga menaikkan harga jualnya ke konsumen.

Hal itu, katanya, berbeda dengan harga tomat yang tidak ada kenaikan pada tingkat agen ataupun petani, yakni tetap dipatok Rp30.000 per kg. Tak adanya kenaikan harga tomat dikarenakan stok melimpah di pasar.

Ia mengatakan pasokan cabai rawit dari petani lokal belum mampu memenuhi kebutuhan pasar dan masyarakat setempat sehingga pedagang mendatangkan dari luar Raja Ampat, yakni Kota Sorong dan Makasar (Sulawesi Selatan).

“Meskipun harga cabai tinggi namun tidak mengurangi minat masyarakat untuk membeli,” ucap Nurlia.

loading...
loading...