Harga Cabai di Aceh Mulai Turun

Pertanianku – Sepekan terakhir ini pasokan cabai di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mulai turun. Para pedagang di pasar tradisional tersebut mengatakan bahwa harga cabai mulai turun dalam sepekan terakhir ini. Hal ini seiring bertambahnya pasokan dari dataran tinggi Aceh seperti dari Kabupaten Aceh tengah dan Bener Meriah.

Harga cabai merah di Kota Lhokseumawe sebelumnya mencapai Rp48.000 per kg. Namun dalam sepekan terakhir, harganya terus turun hingga menjadi Rp40.000 per kg. Salah seorang pedagang cabai merah di Pasar Inpres Lhokseumawe, Ariamin menyebutkan, bahwa penyebab mulai turunnya harga cabai merah disebabkan adanya pasokan dari Aceh Tengah dan Bener Meriah.

“Cabai merah ini berasal dari daerah kita Aceh Tengah, makanya ada barang. Sehingga bisa dijual dengan harga murah,” papar Ariamin, sebagaimana dilansir Antaranews (17/1/2017).

Ia mengatakan bahwa pasokan cabai merah untuk kebutuhan di Kota Lhokseumawe saat ini lebih banyak didatangkan dari dua daerah dimaksud. Sedangkan daerah lain di Aceh, seperti Aceh Utara, Bireun dan Kabupaten Aceh Pidie yang juga produsen cabai merah sedang tidak panen.

“Biasanya pasokan cabai merah untuk Kota Lhokseumawe juga biasanya didatangkan dari Berastagi Sumatera. Namun untuk saat ini, pasokan cabai dari daerah itu juga sedang kosong,” tutur Ariamin.

Sementara itu, jenis sayur-sayuran lainnya di sejumlah pasar tradisional masih normal. Hanya saja, tomat yang sangat tinggi harganya. Untuk jenis tomat dari petani lokal Rp12.000 per kg. Sedangkan untuk tomat yang didatangkan dari luar daerah, seperti dari Berastagi Sumatera Utara mencapai Rp14.000 per kg.

loading...
loading...