Memprihatinkan! Terdapat Beruang Kurus di Kebun Binatang Bandung

Pertanianku – Beruang biasanya memiliki bertubuh yang kekar dan gempal, namun tidak pada beruang yang satu ini. Di Kebun Binatang Bandung terdapat beruang madu yang sangat memprihatinkan. Beruang tersebut terlihat kurus kering seperti kelaparan dan memakan bahkan sampai memakan kotorannya sendiri.

Bahkan saat ini kabar mengenai beruang kurus yang terdapat di Kebun Binatang Bandung di sorotan dunia. tak sedikit media asing yang turut memberitakannya. Kemunculan si beruang saat merajuk minta makanan ke pengunjung di kebun binatang Bandung pun jadi sorotan dunia.

Bahkan beberapa media asing seperti Daily Mail dan The Sun menampilkan sebuah video yang memperlihatkan seekor beruang kurus tersebut. dalam video tersebut, beruang yang seperti tak terurus tersebut seakan terlihat seperti sibuk meminta makanan dari para pengunjung kebun binatang.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, atau yang kerap disapa Kang Emil menanggapi persoalan Kebun Binatang Bandung yang disebutnya mempermalukan citra Kota Bandung di dunia internasional.

Dalam akun Instagram-nya, Ridwan Kamil tampak menggebu-gebu bahwa perawatan Kebun Binatang Bandung bukan ditangani oleh Pemkot Bandung, melainkan milik yayasan atau lembaga perorangan.

“Buat kamu-kamu yang gampang emosian komen menghujat Pemkot Bandung tanpa meriset berita, gini ya: Kebun Binatang Bandung itu milik pribadi/yayasan bukan milik Pemkot,” jelas Kang Emil, seperti dilansir Okezone (19/1/2017).

“Pemberian izin atau pencabutan izin semua kebun binatang se-Indonesia itu secara hukum adalah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup bukan pemkot,” lanjut Kang Emil.

Pemkot Bandung sendiri, sudah kirim surat komplain ke Kementerian Lingkungan Hidup sebagai tindakan atas penanganan kasus yang menyedot perhatin public tersebut.

“Pemkot Bandung sudah berkirim surat komplain sejak tahun lalu ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk bertindak terhadap isu ini dan sudah mengirim surat teguran ke yayasan kebun binatang untuk memperbaiki situasi yang mempermalukan nama baik Kota Bandung,” papar Kang Emil.

loading...
loading...