Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan dari Bisnis Susu Sapi Segar


Pertanianku – Joan Felix seorang pengusaha peternakan yang pernah tertipu dengan total kerugian mencapai Rp300 juta tak membuatnya patah semangat. Dari keterpurukannya tersebut Joan Felix bangkit dan banting setir menjadi pengusaha sapi perah yang menghasilkan susu sapi segar dan membawanya pada kesuksesan seperti sekarang ini.

Joan tertarik untuk memulai usahanya dari nol dengan menjalankan bisnis peternakan sapi perah karena melihat tingkat konsumsi susu sapi murni di masyarakat yang terus meningkat. Selain itu, semakin menjamurnya kafe yang menyajikan menu susu sapi segar ikut mendorongnya menjalankan bisnis sapi perah.

“Karena saya lihat celah di bisnis sapi perah masih oke, lagi pula tidak takut ditipu lagi karena yang dijual susu bukan sapinya. Kalau sapinya suka ada permainan dari kalangan penjagal, itu yang membuat rugi,” kata Joan.

Untuk memuluskan aksinya, Joan kembali menggelontorkan modal awal sebesar Rp200 juta untuk membeli 10 ekor sapi perah produktif dan beberapa kebutuhan penunjang lain seperti wadah penampung susu, renovasi kandang, dan vitamin di bawah bendera Green Tapos Dairy Farm.

Dalam menjalankan usahanya ini, Joan memanfaatkan lahan pribadi seluas 3.000 meter persegi yang digunakan untuk mendirikan kandang permanen di bilangan Tapos Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendati dalam mengelola peternakannya ia tak dibantu dinas terkait, tetapi Joan telah menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik sesuai SOP yang ditetapkan industri olahan susu.

“Saya kira pemerintah akan membantu, ternyata pemerintah dalam hal ini kurang membantu dan sangat tidak membantu dalam hal manajemen pemeliharaan maupun pemasaran, namun saya ambil hikmahnya saja karena dari situ saya bersyukur berhasil menggaet konsumen dari kalangan industri dengan harga jual susu yang sesuai dengan biaya operasional,” tegas Joan.

Baca Juga:  Ternyata Ini Fungsi Jenggot yang Dimiliki Hewan

Dari 10 ekor sapi perah yang dimiliki Joan, kini telah beranak pinak menjadi lebih dari 20 ekor, gabungan antara anakan dan indukan. Joan mengaku, kini dalam sehari ia sanggup memproduksi hingga 300 liter susu sapi murni yang selalu habis didistribusikan ke berbagai resto dan konsumen rumahan. Setiap satu liter susu dibanderol seharga Rp15.000 dengan minimum pembelian sebanyak 5 liter. Dalam sebulan Joan dapat meraup omzet sekitar Rp120 juta.

“Meski jumlah peternakan sapi perah sudah banyak, tapi permintaan susu sapi jauh lebih banyak,” pungkas Joan.

loading...
loading...