Bisnis Burung Murai Batu Pria Ini Untung Puluhan Juta Rupiah


Pertanianku – Saat ini peluang bisnis burung kicau sedang naik daun. Biasanya seseorang yang memutuskan untuk berbisnis burung kicau awalnya karena hobi dan pada akhirnya menjadi ide untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah. Bahkan, beberapa pebisnis burung kicau mendapatkan omzet mencapai puluhan juta rupiah. Sebuah peluang bisnis yang sangat menggiurkan, bukan?

Salah seorang pebisnis sekaligus peternak burung kicau yang telah sukses dengan usahanya, yaitu Warsuna, asal Desa Suranenggala Kidul, Blok Pagertoya, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Pria berusia 45 tahun ini telah empat tahun belakangan menekuni usaha peternakan burung kicau murai batu.

Pada mulanya Warsuna sekadar hobi memelihara burung muarai batu. Namun, ia berpikir dan tertarik membawa hobinya ini menjadi bisnis yang menguntungkan.

Hobi memelihara murai batu dimulainya sejak 2012 silam. Karena hobi, Warsuna membuat lima kandang untuk lima pasang murai batu untuk dijodohkan.

Warsuna pun membeli bibit burung tersebut dari salah satu temannya. Seiring berjalannya waktu, murai batu yang dipeliharanya terus berkembang dan bertambah.

“Memang berawal dari hobi. Namun untuk ternak, saya tidak tanggung-tanggung untuk membeli lima pasang burung murai batu. Kami mengeluarkan uang Rp100 juta. Untuk tempat ternak, kami juga mengeluarkan uang Rp200 juta, jadi total modal pertama saya Rp300 juta,” kata Wisnu, anak Warsuna, yang membantu menjalankan bisnis sang ayah.

Usahanya pun dalam memelihara burung murai batu itu pun menuai hasil. Sekarang sudah mempunyai 14 kandang untuk dijodohkan.

Kini dalam setiap bulannya, murai batu yang dipeliharanya menetaskan 20 telur. Bahkan, Warsuna kini mempunyai tujuh karyawan yang dipekerjakan di rumah ternaknya itu.

“Kami menjual murai batu bervariasi. Dari umur dua bulan itu dihargai Rp2.700.000 sampai Rp3.000.000. Bahkan, yang sudah gacor atau sudah menjadi monster, kami jual dengan harga Rp7 juta sampai Rp15 juta,” papar Wisnu.

Baca Juga:  Inilah Teknik Budidaya Jangkrik yang Baik dan Benar

Wisnu menyebut, setiap bulannya, burung yang berhasil terjual mencapai 17–20 ekor yang masih kecil. Dengan begitu, total uang hasil penjualannya mencapai Rp48 juta per bulan.

Pemasarannya pun sekarang sudah sampai ke luar pulau. Bahkan, Warsuna menyuplai pedagang-pedagang burung di kota besar.

“Ya, sering beberapa kali dari luar Pulau Jawa datang kemari untuk membeli burung murai batu yang sudah gacor. Harga yang kami tawarkan pun variasi. Untuk yang gacor dari mulai Rp7 juta hingga yang tertinggi Rp25 juta. Selain itu, beberapa pedagang dari kota besar pun banyak yang datang kemari untuk mengambil atau membeli dari kami,” tutur Wisnu.

Bahkan, dalam penjualannya sekarang pun banyak para pembeli yang sudah men-DP telur yang baru ditetas. Harganya bervariasi, mulai Rp 1 juta.

loading...
loading...