Sejumlah Petani Terpaksa Membayar Rp100 Ribu untuk Menjaga Cabai

Pertanianku – Sejak akhir tahun lalu hingga saat ini harga komoditas cabai masih bergejolak naik turun. Hal ini membuat sejumlah petani di Situbondo, Jawa Timur, harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp100.000 per hari untuk membayar orang yang bertugas menjaga tanaman cabainya agar tidak dicuri.

“Uang itu untuk untuk dua orang masing-masing Rp50.000,” ucap salah seorang petani cabai asal Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Hariyadi, seperti dikutip Antaranews (25/1/2017).

Menurut Hariyadi, para petani desa setempat rela berkorban membayar biaya tambahan karena sejak harga cabai merah kecil mengalami kenaikan, di beberapa desa rawan pencurian. Penjagaan malam tanaman cabai, kata dia, dilakukan sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Pada jam-jam tersebut para pelaku pencurian cabai kerap kali terjadi.

“Namun, kami sebagai petani membayar penjaga ketika sudah hampir memasuki masa panen atau empat hari atau tiga hari sebelum masa panen. Setelah panen seminggu kemudian baru dijaga kembali karena panen cabai biasanya seminggu satu kali,” tambahnya.

Hariyadi mengatakan, harga cabai merah kecil saat ini dari petani menjual kepada pengepul di kisaran Rp70.000—Rp85.000 per kg. Bahkan, dua hari lalu petani menjual kepada pengepul dengan harga mencapai Rp95.000 per kg.

“Harga cabai rawit ini setiap harinya berubah-ubah dan pada hari ini informasi dari teman-teman petani harganya sekitar Rp80.000 per kg,” tutupnya.

loading...
loading...