Begini Cara Memilih Jeruk Segar


Pertanianku — Salah satu buah yang sering dikonsumsi dan mudah ditemui di pasaran adalah jeruk. Berbagai lapisan masyarakat kerap mengonsumsi buah sumber vitamin C ini. Ini tak lain karena jeruk sangat mudah dijumpai di pasaran, baik pasar tradisional maupun supermarket/swalayan.

 

Jeruk juga menjadi buah yang diminati saat perayaan Imlek. Masyarakat Tionghoa percaya jeruk adalah lambang keberuntungan dan kemakmuran. Selain itu, bentuk jeruk yang bundar dan berwarna oranye cerah menyerupai matahari yang bersinar ketika Tahun Baru Cina.

Tingginya permintaan jeruk di masyarakat, terkadang dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jeruk-jeruk yang sudah tidak layak jual seperti layu, mulai membusuk, dan rusak dipoles sedemikian rupa agar bisa dibeli masyarakat. Jika sudah begini, manfaat yang terkandung pada jeruk tidak lagi membawa khasiat.

Ada cara mudah untuk memilih jeruk segar di pasaran. Rizal, pedagang jeruk di Pasar Glodok, Jakarta, memberi tips memilih jeruk yang segar.

“Bisa dilihat dari bagian batang, kalau masih fresh atau segar berarti jeruk ini stok baru bukan stok lama. Kalo sudah lama biasanya bagian batangnya hitam. Bisa saja stok lama atau di pelabuhannya sudah lama,” ujar Rizal seperti dikutip detikfood (24/01).

Kita juga harus memerhatikan bagian batang dan kulit jeruk. Kulit jeruk yang berwarna cerah menandakan jeruk tersbut baru dipetik dari pohonnya.

“Yang perlu diperhatikan adalah bagian batang dan kulit jeruk. Kalau kulit masih berwarna cerah berarti ini adalah jeruk petikan baru,” tutup Rizal.

Baca Juga:  Ingin Pohon Pepaya Tetap Produktif? Ini Caranya
loading...
loading...