Anda Peternak Burung Kenari? Ini Cara Agar Harga Jual Kenari Tinggi!

Pertanianku — Burung kenari menjadi salah satu peluang usaha rumahan yang cukup menjanjikan. Burung ini merupakan salah satu burung kicau yang cukup banyak diminati di Indonesia. Ditambah lagi banyak pameran burung dan berlombaan burung kicau yang marak diselenggarakan. Dengan demikian, burung ini masih eksis hingga kini.

Bagi kebanyakan pecinta burung, harga jual seekor burung yang mencapai jutaan hingga puluhan juta merupakan hal yang wajar. Salah satu jenis burung yang memiliki harga jual yang tinggi adalah kenari. Tentunya untuk menghasilkan burung kenari yang berharga jual tinggi tidaklah mudah. Oleh karena itu, berikut beberapa tips jitu agar burung Anda memiliki harga jual yang tinggi.

  1. Penjinakan burung

Proses penjinakan burung kenari bertujuan agar burung tak takut dengan manusia sehingga mudah untuk dilatih. Selain itu, adanya penjinakan ini juga bermanfaat agar burung tidak kelabakan ketika Anda mengganti makanannya dalam sangkar.

  1. Letakkan sangkar di area yang ramai

Agar lebih akrab dengan Anda, letakkan sangkar burung kenari berdekatan dengan lalu lintas orang rumah. Pasalnya, jika diletakkan berdekatan dengan keramaian burung, akan lebih cepat beradaptasi dengan Anda. Dan pastinya akan lebih mudah dilatih. Burung kenari jinak tentu memiliki harga jual yang tinggi, apalagi jika burung tersebut terbilang penurut.

  1. Latih burung untuk berkicau

Setelah kenari menjadi burung yang penurut, lanjutkan langkah Anda melatih kenari berkicau. Caranya, letakkan burung Anda berdekatan dengan burung-burung lain yang sering berkicau. Seringnya kenari diletakkan berdekatan dengan burung yang sudah gacor, alhasil burung kenari Anda pun akan lebih cepat ketularan gacor.

  1. Sering ikut kontes

Bila kenari Anda sudah mampu menghasilkan kicauan yang mantap, alangkah baiknya Anda ikut sertakan dalam ajang perlombaan. Sebab, jika kenari Anda mampu merebut gelar juara (champion), harga jual kenari Anda pun akan semakin mahal.

loading...
loading...