Musim Panen, Harga Gabah di Lampung Tembus Rp4.950 per Kilogram


Pertanianku – Musim tanam padi jatuh pada Januari lalu. Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sentra padi di Lampung mencapai Rp4.950 per kilogram (kg). Adapun harga beras di tingkat penggilingan sekitar Rp9.800 per kg. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Yeane Irmaningrum.

Saat ini pihaknya akan melakukan survei di 25 tempat yang didominasi kelompok GKP di sentra produksi gabah di Lampung. Survei tidak menjumpai kelompok gabah kualitas gabah kering giling (GKG).

“Harga tertinggi GKP Rp4.950 per kg, terendah Rp4.050 per kg. Harga tersebut berada di atas harga pembelian pemerintah (HPP) Rp3.700 per kg,” jelas Yeane Irmaningrum, sebagaimana melansir Republika (4/2).

GKP tertinggi seharga Rp4.950 per kg merupakan varietas Ciherang yang berada di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Sementara itu, GKP terendah dengan harga Rp4.950 per kg dari varietas IR64 di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

Harga gabah di tingkat penggiling tertinggi Rp5.000 per kg jenis gabah kualitas varietas Ciherang di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Adapun harga gabah terendahnya Rp4.150 per kg varietas IR64 di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga tersebut masih di atas HPP Rp3.750 per kg.

Data yang dikeluarkan oleh BPS menyebutkan bahwa harga gabah di tingkat petani ataupun di penggilingan terjadi kenaikan pada Januari 2017. Peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 0,07 persen dari Rp4.504,17 per kg menjadi Rp4.507,20 per kg, dan tingkat penggilingan dengan kelompok kualitas yang sama naik sebesar 0,10 persen dari Rp4.596,46 per kg menjadi Rp4.601,20.

Baca Juga:  Aksi Penjualan Ratusan Telur Penyu Digagalkan Aparat Kepolisian Jember
loading...
loading...