Akibat Pasokan Minim Harga Ayam Melonjak


Pertanianku – Saat ini para pedagang ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan sedang cemas karena harga ayam melonjak. Hal ini diakibatkan oleh pasokan ayam yang sangat minim sehingga membuat harganya naik. Harga ayam sudah sangat tinggi dari pemasok.

Salah seorang pedagang ayam di Pusat Pasar Medan, Sudirman, mengungkapkan, harga ayam hari ini diperdagangkan di kisaran harga Rp32.000—Rp35.000 per kilogram (kg). Padahal, sebelumnya harga daging ayam hanya berkisar Rp25.000 per kg.

“Sudah lebih sepekan ini harga tinggi sekali. Kita bingung juga mau jualnya bagaimana. Apalagi kemarin sempat harga cabai juga naik gila-gilaan. Kita mau buat apa, yang naikkan bukan kita. Dari pemasok harga memang naik,” kata Sudirman, sebagaimana dilansir Okezone (19/1/2017).

Hal serupa juga dikatakan oleh pedagang ayam lainnya, Bintang, dirinya mengaku tingginya harga ayam membuat omzet yang ia dapatkan berkurang drastis dari biasanya. Karena harga ayam sedang tinggi, banyak masyarakat yang tidak membeli ayam.

“Karena harganya segitu, pembeli lebih memilih beli ikan dibandingkan ayam. Apalagi sekarang stok yang ada ayamnya juga kecil-kecil. Jadi kita memang serba salah. Sudah empat hari ini omzet turun lebih dari 40%,” paparnya.

Secara terpisah, peternak ayam di kawasan Sri Gunting Deliserdang Supriadi mengaku, kenaikan harga ayam terjadi seiring dengan turunnya produksi mereka. Kenaikan juga didorong oleh kenaikan harga pakan ternak.

“Iya memang ada tren kenaikan harga. Biaya produksi kita meningkat, jadi harga terpaksa kita naikkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Singkong Impor Kembali Serbu Indonesia
loading...
loading...