Awas! Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Kentang Panas

0

Pertanianku – Bagi penderita diabetes dianjurkan untuk banyak mengonsumsi sayuran. Namun, cara pengolahan sayurnya tidak boleh sembarangan. Pasalnya, jika mengolahnya sembarangan, akan mengubah glikemiks pada sayuran itu sendiri.

Awas! Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Kentang Panas

Kentang tidak disarankan dikonsumsi dalam keadaan panas. Tahukah Anda apa alasannya? Ini karena kandungan glikemik kentang panas sangatlah tinggi.

“Untuk kentang enggak boleh lumat. Baiknya direbus dan didinginkan dulu sebelum makan, karena kentang lumat yang panas indeks glikemiknya terbilang tinggi,” ucap Dr. Grace Judio-Kahl, pakar nutrisi dan pengamat gaya hidup.

Penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi kentang, tetapi harus tahu dulu cara pengolahannya, misalnya dikukus atau direbus. Disarankan juga mengukus kentang bersama dengan kulitnya.

Hal ini bertujuan agar kentang yang disantap tidak cepat dicerna dalam tubuh karena kulit kentang mengandung banyak serat. Dengan begitu, kenaikan gula darah cenderung naik secara perlahan.

“Semakin makanan itu lumat dan mudah dicerna, maka potensi kenaikan gula darah akan semakin cepat. Untuk itu, penderita diabetes disarankan makan kentang dalam kondisi dingin bersama dengan kulitnya,” tutur Dr Grace.

Aturan konsumsi kentang dingin bersama kulitnya hanya berlaku untuk kentang dan tidak bisa diterapkan pada makanan lain.

“Indeks glikemik yang bisa berubah hanya berlaku pada kentang. Jadi cara mengonsumsi kentang dingin tidak bisa diterapkan ke makanan lain. Misalnya ada yang berpikiran kalau kentang bisa, bagaimana nasi dan makanan lainnya? Hal ini jelas berbeda karena kentang punya karakteristik sendiri akan kandungan indeks glikemik,” ucap sang dokter.

loading...
loading...