Beginilah Proses Pembenihan Ikan Lele Burma

0

Pertanianku – Ikan lele burma merupakan strain baru yang menawarkan keunggulan lebih dibanding jenis ikan lele lainnya. Salah satu keunggulan lele burma adalah lebih tahan terhadap penyakit. Sebagai komoditas ikan air tawar, ikan lele burma saat ini menjadi primadona di kalangan masyarakat.

Beginilah Proses Pembenihan Ikan Lele Burma

Pembenihan ikan lele burma sebaiknya dilakukan di tempat dengan ketinggian 1—800 meter dpl. Pembenihan ikan lele burma tidak memerlukan persyaratan yang spesifik seperti lokasi, baik tanah maupun air. Berikut teknik pembenihan ikan lele burma.

Persiapan kolam

Sebelum melakukan pemijahan ikan lele burma, Anda harus mempersiapkan kolam pemeliharaan induk. Kolam ini umumnya terbuat dari beton atau semen. Namun, budidaya ikan lele burma juga bisa dilakukan di kolam tanah ataupun kolam terpal. Sebelum melakukan pemijahan, kolam harus disterilkan/dikeringkan terlebih dahulu selama 2 hari untuk membunuh bakteri. Setelah itu, masukkan ijuk/kakaban/waring yang telah disediakan ke dalam kolam. Ijuk atau waring berfungsi sebagai media untuk merangsang ikan supaya bertelur.

Kolam pemijahan berukuran sekitar 2 × 3 m, sedangkan kolam untuk pendederan berukuran sekitar 2 × 5 m dengan padat tebar benih ikan sekitar 300 ekor/meter persegi.

Indukan

Kriteria indukan lele burma harus berumur 1 tahun agar produksinya normal. Sebenarnya, ketika lele burma berusia 8 bulan sudah bisa dipijahkan, tapi nantinya anakan kurang berkembang maksimal. Selain itu, indukan harus tidak cacat, berkelamin besar memanjang melebihi sirip anal dan berwarna keunguan. Indukan juga harus agresif, bila sirip punggung berdiri jika disentuh menandakan ikan sedang mengalami birahi yang tinggi. Sementara itu, indukan betina yang siap memijah memiliki ciri-ciri perut besar, perut agak maju dan kepala mendongak, sungut merah dan kelaminnya berwarna merah.

Pemijahan dapat dilakukan secara alami, bukan buatan. Ini karena jika pemijahan dilakukan secara buatan dengan menggunakan obat, akan berakibat benih ikan akan menjadi lemas. Benih yang akan dihasilkan pun tidak dapat maksimal.

Perbandingan indukan jantan dengan betina adalah sekitar 1:3 ekor. Pemijahan dilakukan secara alami di kolam pemijahan dengan menambahkan ijuk sebagai tempat telur indukan betina. Masa produksi indukan lele burma cukup lama sekitar 3—4 tahun, dan indukan lele burma bisa berproduksi normal dengan pemberian nutrisi yang cukup.

Pemberian pakan

Pakan yang bagus untuk indukan lele burma memiliki kadar protein tinggi di atas 40%.  Ikan lele burma diberikan pakan ikan kecil segar. Ini karena ikan kecil segar memiliki kandungan protein sebanyak 40%, dan jumlah tersebut sangat dibutuhkan ikan lele burma untuk pertumbuhannya.

Setelah telur menetas, bisa diberikan pakan berupa cacing sutra hingga berusia 12 hari. Selanjutnya, Anda bisa memberikan pakan pabrikan. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari sekali. Sementara itu, untuk indukan dan lele konsumsi dilakukan sehari sekali ketika pagi, siang, ataupun sore hari.

Penyakit

Penyakit yang biasa menyerang ikan lele burma biasanya bersumber dari jamur dan bakteri aeromonas sp. Penyait ini akan terhindar jika Anda selalu mengontrol kebersihan kolam, serta dengan pemberian pakan yang teratur. Atau, Anda dapat menaburkan garam pada kolam. Selain itu, Anda juga bisa memisahkan ikan yang sudah terinfeksi.

Panen

Lamanya proses pembenihan ikan lele burma hingga siap jual sekitar 45 hari dengan kepadatan 300 ekor/meter. Benih yang dijual dipilih dengan kriteria sehat, gesit, lincah, seragam, tidak cacat, dan warna tubuhnya mengkilap. Panen bisa dilakukan pada pagi atau sore hari saat suhu terendah sehingga lele tidak stres, dengan menyiapkan tempat penampungan seperti bak plastik. Setelah semua peralatan siap, kolam dikeringkan secara perlahan. Benih kemudian diserok lalu ditampung dan disortir sesuai ukuran. Selanjutnya, benih pun siap dipasarkan.

loading...
loading...