Benarkah Konsumsi Ikan Lebih Baik Daripada Konsumsi Minyak Ikan?

0

Pertanianku – Ikan merupakan sumber protein yang cukup tinggi jika sering dikonsumsi. Bahkan, saat ini banyak pakar kesehatan menganjurkan masyarakat untuk lebih banyak mengonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani ketimbang mengonsumsi daging. Hal ini karena mengonsumsi ikan diklaim memiliki manfaat yang jauh lebih tinggi daripada daging merah sekalipun.

benarkah-konsumsi-ikan-lebih-baik-daripada-konsumsi-minyak-ikan

Seperti yang kita ketahui terdapat suplemen yang terbuat dari minyak ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, tahukah Anda mengonsumsi minyak ikan tidak lebih baik ketimbang Anda mengonsumsi ikan itu sendiri?

Suplemen berisi vitamin atau nutrisi lain memang baik untuk mengisi kebutuhan tubuh yang tidak bisa dipenuhi oleh makanan sehari-hari. Untuk itulah, para pakar kesehatan mengubah stigma masyarakat terhadap kesalahpahaman tentang mengonsumsi minyak ikan untuk jangka panjang. Berikut beberapa jenis suplemen lainnya yang tidak banyak berdampak positif bagi tubuh, seperti dilansir Okezone, (28/12).

Multivitamin standar

Tidak ada bukti nyata yang menunjukkan konsumsi multivitamin dapat mengurangi risiko penyakit kronis, kanker, atau meningkatkan imunitas. “Selama Anda bisa makan makanan bergizi seimbang dan tidak kekurangan gizi, suplemen tersebut tidak diperlukan,” kata Kimberly Robien, PhD, profesor di George Washington University.

Zink

Banyak orang segera mencari suplemen ini ketika mengalami pilek. Padahal, ini tidak terlalu banyak membantu. “Suplemen ini tidak berbahaya memang, tapi ada pilihan alami lainnya yang bisa dicoba, kacang-kacangan, biji-bijian, makanan dari biji utuh, dan makanan laut,” kata Kimberly Robien.

Pil diet tanpa resep

Ada banyak pil diet tanpa resep beredar di pasaran. Namun, suplemen ini dianggap negatif untuk dikonsumsi karena bukan cara aman untuk menurunkan berat badan. Kebanyakan pil diet bisa menaikkan tekanan darah dan menyebabkan palpitasi, stroke, bahkan kematian. Mengerikan, kan?

Zat besi

“Terlalu banyak zat besi bisa berbahaya bagi tubuh seperti memicu ketidaknyamanan lambung sampai kerusakan liver,” kata Robien. Vegetarian yang jarang mengonsumsi daging tidak perlu banyak mengonsumsi suplemen ini. Wanita yang tidak hamil contohnya, hanya butuh 18 mg zat besi per hari.

Minyak ikan atau omega-3

Seperti yang disinggung di awal, suplemen ini berpotensi membahayakan tubuh karena bisa mengencerkan darah. Kebanyakan suplemen ini juga memiliki tambahan vitamin A dan D yang tinggi, yang tidak mudah dibuang tubuh sehingga akan membuat Anda sakit. Jadi, daripada makan pil ikan atau pil omega-3, lebih baik dapatkan nutrisi alaminya dari ikan.

loading...
loading...