BPS: Produksi Daging Sapi di Sleman Surplus


Pertanianku – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kebutuhan daging sapi Sleman mencapai 302 ton. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang menyebutkan, saat ini hasil produksi daging sapi dari peternak setempat surplus.

BPS: Produksi Daging Sapi di Sleman Surplus

“Sementara peternak sapi potong di Sleman pada 2015 berhasil memproduksi daging sapi lebih dari 1.800 ton,” ucap Sri Muslimatun di Sleman, mengutip dari Republika (27/10).

Hingga September 2016, produksi daging sapi Sleman sudah mencapai lebih dari 1.700 ton. Sri sangat optimistis produksi daging sapi hingga akhir tahun ini akan melebihi capaian tahun lalu. Adapun jumlah kelompok ternak sapi di Sleman sebanyak 521 unit, dengan jumlah peternak lebih dari 18.500 orang. Sementara itu, jumlah sapi potong yang diternakkan di Kabupaten Sleman lebih dari 53 ribu ekor.

“Saya berharap surplus daging sapi dapat terus ditingkatkan, sehingga Sleman dapat menjadi lumbung daging sapi bagi daerah lain,” jelas Muslimatun.

Sri menambahkan saat ini sudah banyak program-program pemerintah yang dilaksanakan untuk mendukung peternakan sapi potong di Sleman. Di antaranya kegiatan pengembangan budidaya sapi potong, penguatan pakan induk sapi potong, penguatan pakan sapi penggemukan, inseminasi buatan, dan penguatan betina produktif. Muslimatun juga berharap program dan kegiatan pemerintah untuk mendukung peternakan sapi potong benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh peternak.

Ketua Kelompok Ternak Mergo Andhini Makmur, Paniman Siswosudarsono, membenarkan produksi ternak di tempatnya mengalami peningkatan. Saat ini kelompoknya memiliki 59 ekor sapi yang terdiri atas 40 ekor induk, 11 anak sapi (pedet) jantan, dan 8 ekor pedet betina ditambah 13 pedet yang lahir di 2016. Jumlah produksi ternak tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya menghasilkan sembilan ekor pedet.

Baca Juga:  Berkat Kementan dan TNI, RI Tak Lagi Impor Beras

“Saat ini masih ada 10 ekor sapi induk yang sedang bunting, saya berharap ke depan produksi ternak kami akan terus meningkat,” ungkap Paniman.

loading...
loading...