Budidaya Wortel di Polybag, Kenapa Tidak?

0

Pertanianku – Wortel merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Pasalnya, wortel banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Permintaan wortel tanah air pun tergolong cukup tinggi. Jika Anda tertarik untuk menggeluti bisnis budidaya wortel, masih sangat terbuka lebar peluang ini. Budidaya wortel bahkan tergolong cukup mudah. Bahkan, penanamannya bisa dilakukan di polybag.

Budidaya Wortel di Polybag, Kenapa Tidak?

Wortel merupakan suatu jenis tanaman sayur yang paling banyak dicari dan dimanfaatkan sebagai olahan makanan di berbagai macam jenis masakan.

Wortel dapat ditanam di tempat mana pun, baik daerah berdataran tinggi maupun daerah berdataran rendah, termasuk di sekitar pekarangan rumah. Walau demikian, jenis tanaman sayur ini tetap harus ditanam di lahan subur dan bertanah gembur. Hal itu bertujuan membuat wortel dapat tumbuh dengan baik dan berkualitas. Berikut tahapan budidaya wortel di polybag.

Syarat tumbuh wortel

Wortel tidak membutuhkan berbagai macam persyaratan untuk tumbuh dan berkembang. Hanya saja jenis tanaman sayur yang satu ini membutuhkan lahan subur. Tentunya, lahan tersebut tidak memiliki masalah seperti ada hama dan penyakit.

Persiapan benih

Untuk memulai budidaya wortel, hal pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan benih untuk proses penanaman. Pilihlah benih yang baik dan tentunya berkualitas unggul.

Benih berkualitas unggul bisa didapatkan dengan melakukan perbanyakan. Selain itu, benih tersebut juga bisa dibeli di toko pertanian terdekat.

Persiapan media tanam

Sebelum melakukan budidaya wortel, siapkanlah polybag untuk menanam.

Penanaman

Setelah polybag disiapkan, masukkan media tanam sebanyak ¼ polybag. Jika penamanan menggunakan biji, masukkan benih sebanyak 3—5 biji ke polybag. Selanjutnya, tutup kembali dengan media tanam hingga polybag terisi penuh.

Proses menanam pada wortel ini sama saja seperti tanaman lainnya.

Pemeliharaan

Pemeliharaan wortel harus benar-benar dilakukan dengan baik dan benar. Pemeliharaan yang dilakukan meliputi penyiangan, pemberian pupuk, dan penyiraman secara rutin.

Tanaman wortel biasanya paling banyak membutuhkan air dan pupuk. Oleh karena itu, dalam melakukan penyiraman dan pemberian pupuk tidak harus dilakukan sesuai dosis. Penyiramannya pun tetap harus rutin, yaitu setiap pagi dan sore. Berbeda halnya dengan pemupukan. Pupuk dapat diberikan sekitar 4 minggu sekali.

loading...
loading...