Cara Tanam Kacang Panjang


Pertanianku – Kacang panjang dikembangbiakkan dengan bijinya. Biji tersebut dapat ditanam langsung di kebun yang telah disiapkan. Untuk penanaman seluas satu hektare diperlukan 15—20 kg biji kacang lanjaran atau 20—25 kg biji kacang tunggak atau 12 kg biji kacang uci.

cara-tanam-kacang-panjang

Sebelum benih ditanam, lahan diolah terlebih dahulu dengan cara dicangkul dan diratakan. Jika tanahnya tandus, perlu diberi pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar. Akan tetapi, jika tanahnya subur ataubekas kebun sayuran, pupuk kandang tidak perlu diberikan. Setelah tanah diratakan, dibuat bedengan yang lebarnya 140 cm dan lebar selokannya 30 cm, sedangkan panjangnya bebas. Setiap bedengan dibuat lubang tanam searah dengan panjang bedengan dengan menggunakan tugal.

Jarak antarlubang tersebut 30 cm, sedangkan jarak antarbaris 70 cm sehingga setiap bedengan ada dua baris tanaman. Tiap lubang ditanami dua biji kacang panjang lalu ditutup dengan tanah tipis-tipis. Biji-biji dapat tumbuh setelah kurang lebih lima hari ditanam.

Setelah tinggi tanaman mencapai 25 cm, dipasang ajir dari bambu yang tingginya sekitar dua meter. Tanaman kacang panjang memerlukan ajir tersebut sebagai tempat membelit. Untuk kacang tunggak, kacang harapan, dan kacang uci tidak memerlukan ajir. Sepanjang barisan tanaman ajir yang berhadapan diikatkan menjadi satu pada ujungnya dengan tali supaya tidak roboh.

Pupuk buatan diberikan dua kali yang diletakkan di kanan-kiri tanaman sejauh 5 cm dari lubang tanam. Pupuk buatan tersebut berupa urea, TSP, dan KCl dengan perbandingan 1 : 3 : 1 atau sebanyak 80 kg urea, 240 kg TSP dan 80 kg KCl tiap hektar. Pupuk pertama kali diberikan bersamaan waktu tanam sebanyak 30 kg urea, 240 kg TSP, dan 80 kg KCl. Pemupukan kedua sebanyak 50 kg urea pada umur 2—3 minggu kemudian.

Baca Juga:  Sayuran Hidroponik Kaya Klorofil, Ini Buktinya

 

Sumber: Buku bertanam 36 Jenis sayur

loading...
loading...