Harga Bahan Pokok di Pasar Bogor Melonjak 20 Persen

Pertanianku – Menjelang pergantian tahun, harga sembako di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bogor mengalami lonjakan sekitar 20%. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Wahyu Hendra Guntara, saat operasi pasar ke sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor belum lama ini.

harga-bahan-pokok-di-pasar-bogor-melonjak-20-persen

“Rata-rata mengalami kenaikan sekitar 20 persen. Kenaikan bisa karena kurang pasokan dari luar dan faktor cuaca,” kata Wahyu, seperti melansir Republika (27/12).

Berdasarkan data yang diperoleh, harga daging sapi segar pada bulan November, yaitu Rp110.000 per kg, naik sebesar 20% menjadi sekitar Rp120 ribuan. Akan tetapi, pemerintah Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan komoditas, baik daging maupun sayur mayur dari peternak lokal bisa mencukupi permintaan pasar.

Pemkab Bogor diakui tidak mengajukan tambahan kuota yang disediakan Bulog dalam mengantisipasi meningkatnya kebutuhan daging pada akhir tahun. Pemkab Bogor juga tidak mengambil upaya operasi pasar murah (OPM). Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Bogor disebut mencapai 150—200 ton per bulan.

Dettu Karlina, salah seorang pembeli di Pasar Cibinong, Bogor, berharap harga daging tidak naik terlalu tinggi. Ia meminta pemerintah tidak hanya survei pasar. “Naik yang wajar-wajar saja, pemerintah harus terus pantau biar nggak ketinggian naiknya,” jelas Detty.

loading...
loading...