Harga Cabai di Samarinda Mencapai Rp200 Ribu per Kilogram!


Pertanianku – Harga pangan di Indonesia pada awal tahun baru masih terus bergejolak. Beberapa komoditas pangan utama mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan pemerintah belum mampu memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat. Namun, bukan berarti pemerintah lepas tangan begitu saja, banyak langkah dan upaya pemerintah guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Terlebih saat ini pemerintah sedang fokus menekan impor bahan pangan yang kerap dilakukan.

Baru-baru ini beredar kabar bahwa harga komoditas pangan khususnya cabai di Samarinda mencapai Rp200.000 per kg. Namun, hal tersebut langsung dibantah oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa kabar tersebut tidak benar. Bahkan, dirinya pun meminta media untuk meluruskan pemberitaan harga cabai yang melambung tinggi itu.

“Ada kita lihat media tadi pagi harga cabai di Samarinda itu Rp200 ribu per kg. Tolong ini diluruskan. Ini saya luruskan,” tegas Amran, seperti dilansir Okezone (6/1/2017).

Amran mengaku, dirinya sudah mengonfirmasi dan mengklarifikasi kebenaran harga cabai tersebut pada Kepada Dinas (Kadis) Pertanian Samarinda. Hasilnya, harga cabai di pasar tradisional di Kota Samarinda tidak mencapai Rp200.000.

“Kadisnya tadi dan kita telepon langsung harganya itu Rp40.000 per kg. Itu sudah saya cek langsung. Bahkan, kami maping harga cabai. Persoalannya ada cabai tetapi sulit panen. Karena musim hujan La Nina, Kalau di petani Rp40.000 kan di pedagang Rp50.000, bukan Rp200.000,” tutup sang Menteri.

Baca Juga:  Mobil Truk Terguling Saat Mengangkut Gajah
loading...
loading...