Harga Cabai Semakin Menggigit

0

Pertanianku – Harga cabai rawit terus merangsek naik hingga mencapai Rp60.000 per kg di Pasar Glaeng, Jangkaran, Temon, Kulonprogo, Yogyakarta. Hal ini membuat para pedagang mengeluh akibat daya beli konsumen menurun karena harga yang mahal.

akhiri-kenaikan-harga-cabai-pemerintah-harus-impor-atau-tunggu-hujan-reda

Seorang pedagang di Pasar Glaeng, Titin Fatimah mengatakan, kenaikan harga terus terjadi dalam sebulan terakhir. Sebelumnya, harga cabai rawit berkisar Rp30.000—Rp40.000 per kg.

Selain cabai rawit, harga cabai merah juga ikut naik dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 per kg. Begitu pula dengan cabai hijau yang kini dijual seharga Rp30.000 setelah awalnya hanya sekira Rp15.000—Rp20.000per kg.

Titin menambahkan, tidak tahu pasti penyebab melambungnya harga cabai. Titin menduga, hal itu terjadi akibat stok cabai menipis.

“Biasanya ambil dari petani Karangwuni atau Bugel. Kalau kurang, cari dari Muntilan,” kata Titin, seperti dikutip dari Okezone (14/11).

Titin mengaku kesulitan menjual cabai dalam jumlah banyak sekarang. Ini karena cabai akan cepat kering atau bahkan membusuk. Konsumen pun berusaha berhemat dengan hanya membeli 1—2ons. Akibatnya, Titin cuma mampu menjual 2—3 kg cabai per hari. Kondisi itu berbeda jauh dari sebelumnya yang bisa mencapai 10—20 kg per hari.

loading...
loading...