Harga Pangan Stabil, Angka Kemiskinan RI Menurun


Pertanianku – Bank Dunia baru-baru ini menyatakan bahwa tingkat kemiskinan Indonesia turun sebesar 0,4% di kuartal I 2016. Angka ini merupakan penurunan year on year terbesar dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh kestabilan harga pangan tanah air. Komoditas pangan yang memberikan kontribusi terbesar adalah beras.

Harga Pangan Stabil, Angka Kemiskinan RI Menurun

Ekonom Utama Bank Dunia Ndiame Diop menyatakan, kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah memberikan dampak bagi kestabilan harga pangan. Selain itu, perluasan program bantuan sosial juga bisa menjadi dorongan pengentasan kemiskinan yang ada.

“Penurunan harga komoditas pangan terutama harga beras sangat berdampak dari kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah. Lalu, perluasan Program Keluarga Harapan pada akhir tahun 2015 memberikan kontribusi 0,1 poin persentase pengurangan kemiskinan,” kata dia dalam acara Indonesia Economic Quarterly 2016 yang digelar Bank Dunia di Jakarta, seperti melansir Liputan6.com (27/10).

Diop mengingatkan meski ada beberapa perbaikan dalam mekanisme stabilisasi harga beras, efektivitas kebijakan ketahanan pangan dan belanja publik di Indonesia tetap harus menjadi perhatian. Hal ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang harus membayar makanan dengan harga mahal.

“Harga makanan yang tinggi memiliki dampak negatif terutama bagi masyarakat miskin. Apabila terus dilakukan dapat berdampak pada tingginya masalah kekurangan gizi,” ungkap Diop.

Bank Dunia menyarankan Pemerintah Indonesia untuk terus memberi perhatian besar terhadap kontribusi sistem pangan bagi kesehatan masyarakat. Indonesia dinilai harus berupaya untuk menggeser kebijakan ketahanan pangan yang lebih berfokus pada produksi beras ke sistem pangan modern.

Baca Juga:  Peringati HAM Sedunia, Kaum Tani Bersuara Perbaikan Nasib
loading...
loading...