Ingin Punya Pohon Pisang Sendiri? Yuk, Budidaya Pisang Kepok di Pekarangan


Pertanianku – Pisang kepok merupakan buah yang cukup populer di Indonesia. Pisang ini pun juga mudah didapatkan. Pisang kepok bisanya dibuat olahan seperti kolak, pisang goreng, atau pisang kukus.

Ingin Punya Pohon Pisang Sendiri? Yuk, Budidaya Pisang Kepok di Pekarangan

Jenis pisang kepok sendiri ini dibedakan menjadi dua, yaitu pisang kepok kuning dan putih. Dari kedua jenis tadi, pisang kepok kuning yang laku di pasaran dan juga menguntungkan. Tertarikkah Anda untuk mencoba membudidayakannya? Berikut tips budidaya pisang kepok agar menghasilkan buah yang berkualitas.

Tips sukses budidaya pisang kepok

Pada dasarnya budidaya pisang kepok ini bisa dilakukan di mana saja. Namun, untuk bisa mendapatkan hasil panen pisang kepok dengan tekstur rasa yang lebih enak, pastikan bahwa lahan tanam yang digunakan memiliki persyaratan yang dibutuhkan. Untuk mendapatkan kualitas pisang kepok terbaik, Anda bisa mengikuti tips berikut.

  1. Iklim

Iklim terbaik akan melakukan budidaya pisang kepok supaya hasilnya baik adalah dengan memilih iklim tropis namun cenderung lembab dan juga basah. Selain itu, pastikan juga bahwa tempat yang akan ditanam ini juga terhindar dari angin kencang supaya tidak merusak daunnya. Dan jangan sekali-kali Anda menanam pohon pisang diarea tanah dengan posisi angin yang kumbang karena ini akan berpengaruh pada pertumbuhan serta perkembangannya.

  1. Kondisi media tanah

Sama halnya dengan jenis pisang lainnya, pisang kepok akan tumbuh dengan baik jika medium tanah yang digunakan merupakan tanah yang kaya akan humus, gembur, dan banyak zat kapurnya. Tidak disarankan menanam pisang pada tanah yang kering.

Cara panen pisang kepok

Ciri khusus akan pisang kepok sudah bisa dan siap panen adalah daunnya yang sudah mengering. Umumnya, pisang kepok bisa dipanen saat buah memiliki usia antara 90—100 hari.

Baca Juga:  Memilih Pisang Jangan Sembarangan, Begini Caranya

Demikianlah budidaya pisang kepok, jika berminat Anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Selamat bercocok tanam!

loading...
loading...