Ingin Usaha Kuliner? Yuk, Coba Buat Nugget Salmon!

Pertanianku – Para ibu saat ini sangat selektif untuk mencari makanan yang tidak mengandung bahan pengawet untuk sang anak. Terlebih bagi Anda, seorang ibu yang sibuk bekerja dan membutuhkan makanan yang praktis tetapi sehat, mengonsumsi nugget bisa menjadi pilihan. Untuk itulah seorang wanita bernama Rizky Elsany memiliki ide untuk berbisnis nugget rumahan.

Di tangan Rizky, nugget berbahan dasar ayam dan daging dapat menyehatkan lantaran dibuat tanpa menggunakan MSG dan bahan pengawet sama sekali. Rizky juga menawarkan nugget dengan varian dan rasa yang berbeda. Salah satunya, dengan menggunakan salmon.

Menurut Rizky dan sang suami Hendra Andiarto, animo masyarakat mengonsumsi nugget dapat dikatakan masih banyak sampai sekarang. Peminatnya mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dan orang tua.

“Ketertarikan saya dimulai sejak Juni 2011 dan saat itu masih sangat jarang orang menjual makanan sehat apalagi berbentuk nugget dengan banyak varian dan mutu yang terjamin, plus tanpa MSG dan pengawet,” kata Rizky.

Awalnya, Rizky mencari resep nugget dari internet dan bereksperimen berkali-kali hingga mendapatkan resep yang paling pas cita rasa dan teksturnya.

“Untuk eksperimen, saya masih tetap mencari banyak variasi makanan siap saji sejenis,” tuturnya.

Meskipun tidak menggunakan bahan pengawet sama sekali, produk nugget olahan Rizky ini bisa bertahan dalam freezer selama 1 bulan.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak masyarakat yang mengenal kualitas produk Rumah Nugget Nay. Lima jenis nugget yang saat ini dijual seperti daging ayam, udang, tenggiri, salmon, dan sayur.

Untuk rasa, masing-masing ada rasa original, pedas, keju, soto, gulai, kari, dan rendang. Semua nugget ini dibuat tanpa menggunakan MSG dan pengawet sedikit pun. Untuk harga, aneka produk Nugget Nay dibanderol mulai dari Rp45.000,00—Rp 135.000,00.

“Harga kami sangat terjangkau dan tidak beda jauh dengan harga nugget pabrikan. Tetapi untuk kualitas, produk Nay adalah homemade yang pastinya lebih terjaga dan bermutu,” tuturnya.

loading...
loading...