Inilah Faktor yang Menentukan Pertumbuhan Bayam

0

Pertanianku – Pada budidaya bayam untuk menghasilkan sayuran yang berkualitas baik, Anda harus mengetahui beberapa syarat tumbuh bayam terlebih dahulu. Jika menanamnya sembarangan, hasil panen yang akan Anda dapatkan pun tidak akan optimal.

Inilah Faktor yang Menentukan Pertumbuhan Bayam

Syarat tumbuh yang utama berhubungan dengan lingkungan, seperti tanah dan iklim.  Faktor lingkungan ini hampir tidak dapat diubah oleh manusia. Oleh karena itu, agar hasil yang dikehendaki dapat tercapai perlu memperhitungkan keadaan lingkungan bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman bayam tidak menuntut persyaratan tumbuh yang sulit, asalkan kondisi tanah subur, penyiraman teratur, dan saluran drainasenya pun harus baik. Tanaman bayam sangat toleran terhadap keadaan yang tidak menguntungkan sekalipun.

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman bayam agar hasil panen maksimal.

Tanah

Sebenarnya, pada semua tanaman yang akan dibudidayakan membutuhkan tanah yang subur dan gembur untuk mendukung pertumbuhan. Tanah yang baik harus memiliki kandungan unsur hara dan bahan organik yang akan membuat pertumbuhan tanaman maksimal.

Pada tanah yang tandus, bayam masih dapat tumbuh dengan baik jika dilakukan penambahan bahan organik yang cukup banyak. Kisaran derajat keasaman (pH) tanah yang baik bagi pertumbuhan bayam antara 6—7. Pada tanah yang ber-pH di atas 6—7 atau di bawah kisaran tersebut, tanaman bayam sukar tumbuh.

Tanaman akan menunjukkan pertumbuhan yang merana bila pH tanah di bawah 6. Begitu pula pada pH di atas 7, tanaman akan mengalami gejala klorosis. Anda bisa melihat ciri-cirinya (warna daun menjadi putih kekuning-kuningan terutama pada daun-daun yang masih muda). Jenis bayam tertentu masih dapat tumbuh pada tanah-tanah alkalin (basa). Pada umumnya orang menanam bayam di tanah kering, misalnya di atas tanah tegalan, ladang, dan pekarangan. Jarang sekali bayam ditanam di sawah.

Iklim

Faktor selanjutnya yang menentukan pertumbuhan tanaman bayam adalah iklim. Tanaman bayam tahan pada perubahan iklim secara tiba-tiba. Bayam banyak ditanam di dataran rendah hingga menengah, terutama pada ketinggian antara 5—2.000 meter dari permukaan laut (dpl). Kebutuhan sinar matahari untuk tanaman bayam cukup tinggi, berkisar 400—800 footcandies dengan suhu rata-rata 20—30o C, curah hujan antara 1.000—2.000 mm, dan kelembapan di atas 60%. Oleh karena itu, bayam tumbuh baik jika ditanam di lahan terbuka dengan sinar matahari penuh atau berawan dan tidak tergenang air.

Waktu yang baik untuk menanam bayam adalah saat awal musim hujan pada Oktober—November ataupun pada awal musim kemarau, yakni April—Maret karena pada waktu tersebut kebutuhan air untuk tanaman dapat terpenuhi secara alami. Seandainya, Anda akan menanam bayam di luar waktu tersebut, harus menyediakan sumber air yang dapat memenuhi kebutuhannya.

Pada musim hujan, tanaman bayam masih dapat tumbuh dengan baik asalkan tanahnya tidak tergenang. Jadi, Anda harus memerhatikan drainase tanah meskipun tanaman bayam tahan terhadap air hujan. Oleh karena itu, bedengan dibuat lebih tinggi dibanding penanaman saat musim kemarau, yaitu setinggi 35 cm. Sebaliknya, pada musim kemarau, penyiraman harus dilakukan secara teratur.

loading...
loading...