Jokowi: RI Harus Stop Impor Jagung pada 2016

0

Pertanianku – Baru-baru ini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia sudah mampu memenuhi sendiri seluruh kebutuhan jagung nasional pada 2018 mendatang. Artinya, dalam dua tahun kedepan pemerintah akan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan kebiasaan impor jagung.

jokowi-ri-harus-stop-impor-jagung-pada-2016

“2018 kita sudah tidak impor. Pak Menteri Pertanian sudah janji,” jelas Presiden, usai memberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nasional 2016 di Istana Negara, sebagaimana dilansir Republika (01/12).

Menurut Presiden, dua tahun lalu angka impor jagung masih 2,7 juta ton per tahun. Tahun ini, impor jagung berhasil ditekan hingga turun sekitar 60%. Pemerintah, kata Presiden, terus mendorong peningkatan produksi jagung di dalam negeri agar impor dapat dihentikan dua tahun dari sekarang.

Menurut Jokowi, salah satu faktor yang menghambat swasembada jagung di Indonesia, yaitu karena petani malas berpoduksi. Malasnya petani berproduksi disebabkan oleh rendahnya harga yang didapat petani dari hasil menjual jagung mereka.

Presiden mengungkapkan, saat melakukan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur, ada petani yang mengeluhkan jagung mereka hanya dihargai Rp1.600 per kg. Harga yang sangat rendah tersebut membuat petani merugi. Oleh karenanya, produksi jagung dalam negeri tak pernah meningkat.

Saat ini, menurut Jokowi, harga jagung di tingkat petani mencapai Rp3.100 per kg. Kenaikan harga tersebut terjadi sejak pemerintah membuat kebijakan untuk mengendalikan harga jagung di pasaran. Pemerintah menjamin seluruh produksi petani akan dibeli oleh Bulog dengan harga yang pantas.

“Alhamdulillah sekarang semuanya semangat nanam jagung,” tutup Presiden.

loading...
loading...