Kebutuhan Daging Tinggi, Sumatera Selatan Ingin Impor Daging Kerbau dari India


Pertanianku – Palembang, Sumatera Selatan berencana melakukan impor daging kerbau dari India. Hal ini karena kebutuhan daging sapi di Palembang terus meningkat. Bahkan, hingga saat ini harga daging sapi di daerah tersebut tak kunjung turun di harga Rp110.000 per kg. Rencana impor daging kerbau dari India tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan, Permana.

Kebutuhan Daging Tinggi, Sumatera Selatan Ingin Impor Daging Kerbau dari India

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana mengimpor daging kerbau dari India sebagai alternatif pilihan daging sapi yang selama ini didominasi impor dari Australia,” seperti dilansir dari Republika (27/10).

Menurut Permana, saat ini peminat daging kerbau di Palembang cukup tinggi. Hal ini karena di beberapa daerah di Indonesia, peminat daging kerbau cukup tinggi. Selain itu, bagi beberapa orang daging kerbau juga memiliki rasa yang lebih manis dibanding daging sapi.

“Untuk mendatangkan daging kerbau saat ini masih dalam proses, dan akan direalisasikan memenuhi kebutuhan daging saat natal dan tahun baru. Untuk masalah harga, daging kerbau lebih murah dibandingkan harga daging sapi. Akan didatangkan 10 ton daging kerbau oleh Bulog,” tutur Permana.

Daging kerbau beku telah masuk ke Palembang bahkan sejak menjelang Idul Fitri pada Juni lalu hingga saat ini melalui Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Babel).

Pengiriman daging sapi impor beku pada Ramadhan lalu dikirim sebanyak dua kali. Pengiriman pertama sebanyak 7 ton daging beku yang kemudian dijual melalui OP (operasi pasar) dengan harga Rp80.000 per kg. Kemudian pengiriman kedua, Bulog mengirim sebanyak 4 ton daging kerbau beku impor.

Baca Juga:  Beginilah Citra Sektor Pertanian RI di Mata Dunia
loading...
loading...