Kisah Sukses Pembudidaya Lele Raup Omzet Rp10 Juta per Hari

Pertanianku – Ikan lele merupakan salah satu komoditas yang nilai ekonomisnya sangatlah tinggi. Banyak pembudidaya yang menggeluti usaha budidaya ikan lele mendulang kesuksesan. Bahkan, jika ditekuni dengan serius, peluang usaha budidaya ikan lele sangat menjanjikan.

Ditambah lagi tingkat konsumsi ikan lele di Indonesia sangatlah tinggi yang menjadikan peluang usaha budidaya ikan lele sangat potensial.

Salah satu kelompok pembudidaya ikan lele yang telah sukses, yakni Kelompok Kersa Mulia Bakti, di Desa Kertasura Blok 3, Jalan Sunan Gunungjati, Kapetakan, Cirebon. Kelompok ini menerima permintaan ikan lele hariannya mencapai 6 ton.

Seorang pembudidaya ikan lele warga Cirebon, Jawa Barat, Suganda mengaku dengan budidaya ikan lele ia bisa menghasilkan keuntungan yang sangat lumayan besar, bisa menghasilkan ratusan juta per tahun. “Karena dalam satu hari hasil panen bisa mencapai 4—5 ton per hari atau dengan keuntungan bersih sekitar Rp10 juta, bila harga satu kilogram lele sebesar Rp12.000 per kg,” katanya di tempat kolam budidaya Kelompok Kersa Mulia Bakti di Cirebon.

Atas keuntungan tersebut, Suganda bisa membayar premi asuransi sebesar Rp15 juta per bulan karena membudidayakan ikan lele. Bisnis budidaya lele yang dijalaninya sejak 15 tahun lalu membuahkan hasil yang lebih dari lumayan sehingga mampu membayar premi sebesar itu.

Sebelum budidaya lele, Suganda pernah membudidayakan ikan mas, tetapi gagal karena kesulitan mencari pakan dan banyak yang terkena wabah sehingga sering gagal panen. Setelah gagal, barulah ia pindah ke budidaya lele.

Pada awalnya Suganda hanya sendiri dalam membudidaya, tapi karena perkembangannya bagus dan mendapatkan untung besar, teman-teman lainnya ikut dalam kelompok Suganda.

Kesuksesan ini pun ia tularkan ke para pembudidaya yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan Lele Kersa Mulia Bakti.

Saat ini jumlah anggota kelompok Kersa Mulia sebanyak 29 orang. Dari 29 anggota yang juga menuai sukses, 95% sudah mempunyai asuransi. Menurut Suganda itu wajar karena omzet harian kelompok bisa mencapai Rp39 juta. Satu peternak bisa memperoleh untung bersih Rp6—Rp10 juta per hari.

loading...
loading...