Langkah-Langkah Budidaya Belut Sawah

0

Pertanianku – Belut banyak terdapat di sawah. Sebenarnya, belut masuk dalam kategori ikan yang berbentuk menyerupai ular. Jika dibudidayakan, belut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Bagaimana tidak, belut adalah salah satu menu makanan favorit. Terlebih, harga belut tidak begitu mahal.

langkah-langkah-budidaya-belut-sawah

Selain tidak memiliki sirip, belut juga tidak memiliki sisik sehingga tubuhnya terlihat halus dan licin. Belut bernapas langsung dari udara dan tidak menggunakan insang pada sistem pernapasannya. Belut biasa bisa ditemukan di area perairan yang terdapat lumpur seperti sawah, pinggiran sungai, dan yang lainnya.

Belut hidup di air tawar. Oleh karena itu, pembudidayaan belut cukup mudah dilakukan dan bisa menjadi peluang usaha yang cukup potensial. Salah satu belut yang mudah dibudidayakan adalah belut sawah.

Saat ini usaha budidaya belut sawah telah banyak dilakukan masyarakat. Anda akan mendapatkan profit yang cukup memuaskan jika menjalankan usaha budidaya belut sawah. Kenapa menjalankan usaha budidaya belut sawah sangat menjanjikan? Hal ini karena belut mengandung banyak gizi yang bermanfaat untuk kesehatan. Oleh karena itu, banyak sekali permintaan akan belut ini. Bisa jadi di setiap daerah ada yang belum membudidayakannya sehingga permintaan pasokan belut menjadi tinggi. Ini bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk memulai usaha budidaya belut sawah.

Untuk membudidayakan belut sawah, sebenarnya tidak terlalu rumit. Bahkan, apabila tidak memiliki lahan yang luas untuk membudidayakannya, bisa menggunakan media seperti tong atau drum. Itu sudah lebih dari cukup sebagai tempat membudidayakan belut.

Jika tertarik untuk menekuni usaha budidaya belut sawah, berikut beberapa persiapan yang harus Anda lakukan.

Air

Langkah pertama yang perlu Anda siapkan untuk budidaya belut sawah adalah air. Oleh karena belut merupakan hewan air, jadi persediaan air harus ada. Air yang diperlukan pun harus air bersih yang bebas dari kotoran atau limbah. Suhu terbaik memelihara belut antara 25—30o Celsius. Bila belut sudah mulai dewasa, masalah air tidak perlu dikawatirkan karena belut dewasa sudah terbiasa hidup di area lumpur.

Bibit

Dalam memulai usaha belut, pemilihan bibit yang baik merupakan hal penting dalam menentukan untung tidaknya di kemudian hari. Bibit yang baik pastinya tahan akan kematian yang bisa merugikan usaha. Pemilihan bibit belut dapat dilihat dari ukurannya antara 1—2 cm.

Pakan

Untuk masalah pakan, sebenarnya tidak perlu dipikirkan. Ini karena pemberian pakan bisa 5% dari jumlah bibit yang ditaruh dalam kolam/drum. Jangan memberikan terlalu banyak makanan karena sisa makanan yang tidak termakan akan membuat air keruh.

Pakan belut berupa ikan kecil, kecebong, cacing tanah, bekicot, keong mas dan lain sebagainya. Untuk pakan yang besar seperti keong ataupun bekicot, harus dicacah terlebih dahulu sebelum diberikan. Pemberian pakan sebaiknya pada sore atau malam hari karena belut memang banyak beraktivitas pada waktu tersebut.

Perawatan

Supaya belut yang dibudidayakan tetap sehat, sebaiknya pasang sistem penyaringan air (filter) untuk membuang sisa-sisa makanan yang tidak termakan. Selain itu, bisa dilakukan dengan mengalirkan air bersih ke kolam. Hal ini mampu menyuplai oksigen yang berperan dalam proses pertumbuhan belut.

loading...
loading...