Membuat Si Kenyal Nata de coco


Pertanianku – Nata de coco adalah hidangan penutup yang terlihat seperti jelly, berwarna putih hingga bening dan bertekstur kenyal. Makanan ini dihasilkan dari fermentasi air kelapa, dan mulanya dibuat di Filipina. Proses fermentasi tersebut menggunakan bakteri Acetobacter xylinum. Di Indonesia sendiri bakteri ini lebih populer dengan sebutan bibit nata de coco. Kombinasi antara air kelapa dan bakteri tersebut akan menghasilkan jelly berwarna putih yang transparan yang disebut dengan nata. Nata de coco dalam bahasa Spanyol berarti “krim kelapa”. Krim yang dimaksudkan adalah santan kelapa. Awalnya, nata de coco berbahan dasar air kelapa saja. Akan tetapi, kini bisa juga dari tanaman seperti lidah buaya (Aloe Vera).

3-membuat-si-kenyal-nata-de-coco

  • Alat dan bahan pembuatan Nata de coco

Persiapkanlah beberapa alat yang akan diperlukan untuk membuat Nata de coco: kompor, panci/ langseng (bahan stainless), baki (bahan plastik), dan saringan super halus. Selain itu, sediakan rak untuk menyimpan baki plastik, alat pengaduk, timbangan duduk, mug ukur, dan gelas ukur, koran untuk penutup serta karet untuk mengikat.

Setelah peralatan sudah siap, bahan yang dibutuhkan, yaitu air kelapa murni sebagai bahan dasar dan bibit nata de coco atau sari kelapa. Selain itu, sediakan bahan pelengkap seperti gula pasir, urea, dan cuka biang.

  • Cara membuat nata de coco

Siapkan air kelapa yang telah disaring, lalu masak menggunakan panci dengan titik didih 100 derajat Celcius. Setelah mendidih, masukkan bahan pelengkap seperti 250 gram gula pasir, urea ½ gram, dan cuka biang sebanyak 50 cc. Selanjutnya, masukkanlah campuran tadi ke dalam baki plastik yang berukuran kira-kira 1,2 liter. Selama proses pembuatan nata de coco harus diperhatikan kesterilannya dengan menggunakan koran yang telah dijemur untuk menutup baki tersebut. Pastikan dalam koran sudah steril dari bakteri agar pembuatan nata de coco dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Jalankan Bisnis Kopi Pria Ini Raup Omzet Rp190 Juta

Langkah selanjutnya, susunlah baki-baki tersebut dengan rapi lalu tiriskan sampai benar-benar dingin dan berilah bibit nata de coco. Proses pembibitan nata de coco sebaiknya dilakukan di pagi hari antara pukul 5.30—6.30 agar pembuatan berlangsung maksimal. Pastikan baki tersebut tidak digoyang-goyang atau terganggu dengan aktivitas lainnya. Hasil pembibitan dapat dilihat pada hari ketiga dan akan terlihat jelas hasilnya pada hari ketujuh.

Setelah jadi, potong-potong nata de coco tersebut menjadi bentuk dadu atau sesuai selera. Nata de coco siap untuk dinikmati dengan campuran sirup atau minuman lainnya. Tambahkan es agar menambah sensasi segar.

loading...
loading...