Menakjubkan! Ternyata RI Ekspotir Udang Nomor Satu di AS

0

Pertanianku – Komoditas udang Indonesia ternyata tembus hingga ke pasar AS. Bahkan, Indonesia menjadi negara eksportir udang nomor satu di AS. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo.

menakjubkan-ternyata-ri-ekspotir-udang-nomor-satu-di-as

“Tiga tahun terakhir ekspor udang ke AS dikuasai India, tapi pada 2016 ekspor udang dari Indonesia nomor satu di AS,” ungkap Nilanto saat ditemui di kantor KKP, Jakarta, belum lama ini seperti melansir Jitunews (16/12).

Selain ke AS, lanjut Nilanto, pasar potensial untuk komoditas udang Indonesia juga adalah ke negara-negara Uni Eropa dan Cina.

“Ekspor ke AS pada periode yang sama juga meningkat hingga 13,4%. Atau lebih tinggi dari ekspor tradisional seperti Cina (naik 6,4%), Uni Eropa (4%), Jepang (2,4%), ASEAN (0,2%),” papar Nilanto.

Nilanto mengatakan lebih lanjut, capaian-capaian yang diraih hingga sekarang tidak lepas dari upaya pemerintah dalam menggenjot produksi dan peningkatan daya saing produksi perikanan nasional.

“Untuk bersaing di tingkat nasional, tentu saja produktivitas dan kualitas harus kita jaga. makanya kita selalu konsen ke arah sana,” kata Nilanto.

Dan untuk bisa mencapai itu semua, lanjut Nilanto, tentu bukan hanya dari KKP saja, melainkan harus ada campur tangan dan peran pengusaha, industri perikanan, para stakeholder untuk bisa dapat terjun langsung melihat peluang investasi yang ada.

“Kami sudah sangat terbuka dan sebisa mungkin membangun fasilitas-fasilitas yang ada. Harapannya dapat menggugah para pengusaha agar bisa berinvestasi di sektor ini,” lanjutnya.

Apalagi sesuai dengan tujuan Inpres No. 7 tahun 2016, lanjut Nilanto, di mana hasil perikanan, baik darat maupun laut Indonesia harus mampu memberikan kesejahteraan, penyerapan tenaga kerja, dan penambahan devisa negara.

“Dalam setiap kesempatan, baik forum besar maupun kecil saya terus mengajak para pengusaha agar bisa menjalankan sama-sama mandat dari Inpres No. 7 tahun 2016,” ucap Nilanto.

loading...
loading...