Menko Prekonomian Jamin Distribusi Cabai Tak Terganggu


Pertanianku – Beberapa waktu belakangan ini beberapa harga komoditas pangan khususnya cabai mengalami kenaikan. Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution akan berkoordinasi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman agar pendistribusian cabai tidak terganggu guna menstabilkan harga cabai di beberapa daerah.

“Saya akan coba koordinasi dengan Mentan karena luar biasa sekali kalau (kenaikan) sampai sebesar itu,” kata Darmin, seperti dikutip Antaranews (9/1/2017).

Saat ini terjadi kenaikan harga cabai dari berbagai jenis di beberapa daerah, salah satunya cabai tiung di Samarinda, Kalimantan Timur yang harganya Rp200.000 per kg.

Darmin mengatakan penyebab kenaikan harga cabai adalah karena distribusi terganggu dan faktor cuaca akibat musim kemarau basah.

Untuk itu, pemerintah akan berupaya menyiagakan pasokan cabai, khusus di Samarinda, agar harga terkendali dalam beberapa hari mendatang.

“Dalam jangka pendek, mengirim barang ke sana. Kalau di Samarinda, harga naik ya dicari jalannya, kirim dari daerah lain karena di daerah lain kan tidak segitu (harganya),” lanjut Darmin.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Kaltim Muhammad Yunus, kenaikan harga cabai yang cukup tinggi itu telah berlangsung sejak tiga hari lalu, dengan puncak kenaikan terjadi dua hari terakhir.

Yunus mengatakan tingginya harga cabai karena beberapa daerah penghasil mengalami gagal panen akibat banjir. Padahal, hanya daerah tertentu yang pasokannya mencukupi. Akibatnya, cabai menjadi barang langka yang kemudian harganya melambung tinggi.

Namun, ia memperkirakan lonjakan harga cabai tidak akan lama karena Samarinda khususnya dan Kalimantan Timur umumnya, sering mengalami hal serupa.

“Saya yakin tidak ada penimbunan cabai oleh pemasok, karena daya tahan cabai hanya lima hari, setelah itu tidak segar lagi. Jadi, ini terjadi mungkin karena faktor cuaca yang mempengaruhi keterlambatan pengiriman atau bisa juga karena daerah penghasil cabai sedang gagal panen,” ujar Yunus.

Baca Juga:  Cara Ampuh Usir Hama Pada Bawang Merah
loading...
loading...