Panduan Lengkap Budidaya Kacang Panjang


Pertanianku – Kegiatan bercocok tanam merupakan salah satu aktivitas yang banyak kita jumpai di daerah pedesaan ataupun dataran tinggi, terutama budidaya sayuran. Salah satunya kacang panjang. Konsumsi kacang panjang masyarakat sangatlah tinggi karena kaya akan vitamin, serat, mineral, dan nutrisi yang baik bagi kesehatan.

panduan-lengkap-budidaya-kacang-panjang

Kacang panjang merupakan jenis sayuran yang cukup populer di masyarakat. Pasalnya, banyak jenis masakan Indonesia yang menggunakan kacang panjang. Selain lezat, kacang panjang juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh kandungan gizinya yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itulah, kacang panjang banyak dikonsumsi masyarakat. Dan bagi para petani, kacang panjang bernilai ekonomis tinggi karena banyaknya permintaan.

Budidaya kacang panjang sebenarnya tidak terlalu sulit, asalkan kita benar-benar memahami teknik penanaman, perawatan, dan pemanenan secara tepat. Budidaya kacang panjang banyak dilakukan di dataran tinggi. Namun, bukan berarti di dataran rendah kacang panjang tidak bisa ditanam.

Meskipun tidak sulit menanamnya, tentu kacang panjang tetap memerlukan cara tanam dengan baik dan benar agar tidak gagal panen. Salah satunya, pemilihan tanah yang gembur, mengandung banyak humus, dan juga subur. Selain itu, pengairan yang baik juga sangat diperlukan dengan menghindari tanah tergenang air. Untuk pH yang sesuai ialah sekitar 5,5—6,5. Waktu yang cocok untuk menanam kacang panjang adalah saat musim kemarau.

Jenis kacang panjang

Selain mengetahui cara budidaya kacang panjang, kita juga perlu memahami jenis pohon atau tanaman ini. Kacang panjang pada dasarnya terbagai menjadi dua jenis, yakni jenis tidak merambat dan merambat. Untuk jenis yang sering dibudidayakan ialah yang berjenis merambat. Ciri dari kacang panjang merambat ialah tanaman atau pohonnya membelit dan merambat serta buahnya memiliki panjang kurang lebih 40—70 cm. Warna buahnya ialah putih kehijau-hijauan hingga hijau tua.

Baca Juga:  Berhidroponik dengan DFT Pipa PVC Frame A 36 Lubang

Berikut beberapa persiapan untuk budidaya kacang panjang.

Persiapan lahan

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk budidaya kacang panjang adalah mempersiapkan lahan untuk ditanam. Selanjutnya, buatlah bedengan yang memanjang dari timur ke barat. Lakukan pemupukan pada tanah bedengan tersebut. Porsi pupuknya sekitar 20—25 ton per hektare untuk dosis pupuk kandang. Setelah kurang lebih tiga minggu, dapat ditambahkan pupuk urea dan dapat dilakukan pengairan. Terakhir tutup bedengan dengan plastik berwarna hitam.

Persiapan benih

Persiapan benih pun harus diperhatikan dalam cara budidaya kacang panjang. Tentu benih yang bagus merupakan bibit yang berkualitas. Benih yang dipilih telah berusia tua, tidak cacat, dan juga sehat. Kita dapat memperolehnya di toko benih pertanian. Untuk per hektarenya, kita akan memerlukan benih kurang lebih 20 kg.

Penanaman

Setelah lahan dan benih siap, tentu kita akan masuk pada tahap penanaman. Tentu, perlu diketahui cara menanam kacang panjang yang tepat. Pertama, buatlah lubang pada plastik bedengan untuk menanam benih. Jarak penanaman adalah sekitar 60 × 30 cm. Selanjutnya, benih ditanam dengan cara tunggal dalam lubang tersebut. Penyulaman untuk bibit yang gagal dapat dilakukan satu minggu setelah penanaman.

Perawatan

Selain persiapan lahan dan bibit serta penanaman yang tepat, perawatan tanaman yang tepat juga sangat diperlukan sebagai bagian dari teknik budidaya. Perawatan yang pertama ialah penyiraman dan pengairan. Kita dapat menyiramnya tiap hari, dan ditingkatkan intensitasnya saat tanaman sudah mulai berbunga ataupun berbuah. Dua minggu setelah penanaman, kita dapat segera memasang ajir sebagai media rambat tanaman.

Penyiangan juga menjadi unsur penting dalam perawatan tanaman. Lakukan penyiangan setelah kita memupuk tanaman atau pada saat terdapat gulma. Setelah tiga minggu paskapenanaman, penambahan pupuk urea dapat dilakukan dengan dosis 25 kg per hektarenya. Untuk pembasmian hama, beberapa jenis hama dapat dimusnahkan dengan menyemprot insektisida ataupun pestisida.

Baca Juga:  Merawat Ginjal agar Lebih Sehat dengan Buah dan Sayuran ini

Pemanenan

Kacang panjang siap dipanen ketika berumur 50 hari setelah masa tanam. Kriteria kacang panjang siap panen, yaitu buah polongnya sudah padat dan berwarna hijau segar. Tanaman ini dapat diproduksi hingga berusia kurang lebih empat bulan. Jarak panen adalah sekitar lima hari. Untuk tiap hektarenya, biasanya dapat menghasilkan sekitar 5 ton kacang panjang.

loading...
loading...