Pasar Ikan Modern Akan Dibangun Awal Tahun ini

Pertanianku – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian Perikanan dan Kelautan mengembangkan pasar modern yang rencananya akan dibangun pada awal 2017 ini di Surabaya Barat, Jawa Timur. Untuk merealisasikannya, pemerintah telah mengeluarkan APBD dan akan dimulai pada April 2017 dan akan direncanakan akan selesai pada akhir 2017.

Pasar Ikan Modern ini dibangun atas Instruksi Presiden (Inpres) di Kementerian Perikanan dan Kelautan dalam rangka penguatan daya saing hasil ikan. Ada dua proyek pengembangan daya saing hasil ikan ini di Indonesia. Masing-masing di Jakarta dan Surabaya. Dua wilayah ini ditunjuk karena sama-sama menjadi kota besar dan pusat perdagangan hasil laut.

“Warga Surabaya tentu patut berbangga. Sebab, Surabaya menjadi salah satu sasaran program pengembangan daya saing hasil ikan ini. Lewat fasilitas itu, masyarakat, terutama para nelayan bisa mengambil manfaat lebih besar lagi,” tutur Kepala Dinas Pertanian Kota Surabaya Djoestamadji, baru-baru ini, seperti dilansir okezone (3/1/2017).

Karena itu, Pemkot Surabaya mendukung penuh penunjukan tersebut. Saat ini, misalnya, Pemkot Surbaya sudah menyiapkan lahan seluas 5 hektare di wilayah Romokalisari, dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) lama. Ini adalah bagian dari persiapan untuk proyek tersebut. Tak hanya itu, Pemkot juga tengah menyelesaikan akses jalan masuk sepanjang 1 km dari rencana 2 km.

“Di sana (Romokalisari) ada lahan 10 hektare. Tetapi yang disiapkan untuk Pasar Ikan Modern hanya 5 hektare. Itupun sementara hanya dipakai 1 hektare saja oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan. Selebihnya akan dikembangkan bertahap,” ungkap Djoestamadji.

Wilayah Romokalisari dipilih karena posisinya yang strategis. Selain dekat dengan akses jalan tol, Romokalisari juga berhimpitan dengan wilayah perikanan besar seperti Gresik dan Lamongan. Dua wilayah itu pula yang diharapkan ikut memanfaatkan Pasar Ikan Modern nanti.

“Selain nelayan Surabaya, nelayan dari Gresik dan Lamongan juga bisa datang. Mereka bisa menggunakan jalur laut. Sementara mereka yang dari kawasan Probolinggo, Malang, Banyuwangi hingga Trenggalek bisa menggunakan jalur darat (akses tol),” tambahnya.

Djoestamadji menyampaikan, meski bukan penghasil ikan terbesar, pasar ikan di Surabaya tergolong besar. Dalam satu tahun misalnya, pasokan ikan dari luar daerah menuju Surabaya mencapai 100.000 ton. Sementara itu, potensi ikan Surabaya sendiri hanya sekitar 15.000 ton.

“Ini karena kebutuhan konsumsi ikan di Surabaya juga sebanyak itu (100.000 ton lebih). Makanya, tepat sekali bila ada Pasar Ikan Modern di sini,” ungkap mantan Kepala Dinas Pendapatan Kota Surabaya ini.

Alasan lain atas pemilihan Romokalisari sebagai lokasi Pasar Ikan Modern adalah karena di kawasan tersebut tengah dibangun tiga twin block rumah susun sewa oleh Kementerian PU Perumahan Rakyat. Bahkan, Pemkot Surabaya juga akan melengkapinya dengan sentra kuliner dan fasilitas kesehatan.

Sementara itu, sumber di internal Pemkot Surabaya menyatakan, Pasar Ikan Modern di Romokalisari juga akan menjadi tempat relokasi bagi pedagang ikan di Pasar Pabean. Sebab, sesuai rencana, Pasar Pabean akan dikembalikan lagi kepada fungsinya sebagai bangunan cagar budaya.

loading...
loading...