Perizinan Impor Sapi Akan Diperbarui Mendag


Pertanianku – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita telah memberikan izin baru untuk impor sapi bakalan. Perizinan tersebut nantinya akan diberlakukan dalam bentuk kuota per kuartal. Impor sapi diberlakukan nonkuota, tetapi ditambahkan dengan adanya keharusan mengimpor sapi bakalan 20% dari jumlah izin impor sapi bakalan.

Perizinan Impor Sapi Akan Diperbarui Mendag

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Doddy Edward menanggapi hal tersebut dengan mengatakan saat ini Kemendag telah memberlakukan izin baru impor sapi bakalan. Perusahaan penggemukan sapi (feedloter) diharuskan mengimpor sapi dengan perbandingan 1:5 (satu indukan berbanding lima bakalan)‎.

“Pokoknya bagi yang memenuhi 1:5 itu yang akan diberikan izin impornya. Kalau belum bersedia berarti tidak dapat izin,” kata Doddy, seperti dilansir Republika (30/9).

Kemendag sebelumnya memiliki aturan atas izin impor sapi bakalan. Melalui Permendag Nomor 59 tahun 2016 pasal 11 ayat 3 dijelaskan bahwa persetujuan impor dari feedloter paling lama dua hari kerja terhitung sejak tanggal permohonan. Namun, izin ini tidak akan berlaku kembali. Izin ini masih akan dibahas, apakah akan ada revisi Permendag yang menghasilkan peraturan baru, atau revisi teknis dalam Permendag yang sudah berlaku.

“Ya itu kan teknisnya. Yang penting sekarang sudah ada aturannya. Mungkin nanti akan ada turunannya dari Permendag sekarang atau disesuaikan saja,” ucap Doddy.

Doddy‎ melanjutkan kebijakan baru yang belum disesuaikan dengan Permendag ini sudah dirapatkan di ranah Menko Perekonomian. Dari hasil rapat tersebut semua pihak telah menyetujui adanya perubahan dari pembatasan kuota menjadi nonkuota, tetapi dengan syarat harus menyediakan sapi indukan.

Baca Juga:  Walhi Aksi Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik Batu Bara di COP-23
loading...
loading...