Persiapan Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal


Pertanianku – Ikan nila merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang permintaan di pasaran cukup tinggi. Tak heran jika banyak orang yang membudidayakan ikan nila karena dianggap memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Bahkan, budidaya ikan ini dapat dilakukan dengan beberapa metode. Salah satunya dengan metode budidaya di kolam terpal.

persiapan-budidaya-ikan-nila-di-kolam-terpal

Jika Anda merminat untuk memulai bisnis budidaya ikan nila, tidak ada salahnya menggunakan metode budidaya ikan nila di kolam terpal. Pasalnya, budidaya ikan ini di kolam terpal tergolong mudah dilakukan. Meskipun demikian, Anda harus menguasai tekniknya dengan baik dan benar. Sebelum mulai membudidayakannya, berikut persiapan yang harus Anda lakukan.

Sumber air

Ikan adalah makhluk yang hidupnya di air. Untuk itu, kita harus memerhatikan ketersediaan air dengan baik. Sumber air bisa datang dari sumur, PDAM, ataupun air hujan yang ditampung.

Memilih lokasi budidaya

Budidaya ikan nila biasanya dilakukan di tempat yang mempunyai ketinggian pada 0—500 m di atas permukaan laut. Hal ini karena akan berdampak pada suhu untuk kehidupan ikan nilai nantinya.

Kesesuaian tinggi kolam dengan ukuran ikan

Ukuran ikan yang dipelihara mesti disesuaikan dengan ketinggian air di dalam kolam terpal Anda. Untuk bibit ikan yang memiliki ukuran kecil cukup hanya dengan ketinggian air 40—50 cm. Sementara itu, ketinggian kolam terpal sekitar 20 cm dari ketinggian minimal air. Hal ini bertujuan menghindari meluapnya air jika curah hujan tinggi.

Menentukan lokasi tempat terpal

Menentukan lokasi kolam juga merupakan syarat utama demi keberhasilan budidaya ikan nila yang akan dilakukan. Kolam terpal yang akan dibuat nantinya harus rata serta tidak ada batu tajam di sekelilingnya. Ini karena batu tajam dapat mengakibatkan kerobekan pada terpal dan membuat kolam bocor.

Baca Juga:  Rumput Laut Cokelat Penghasil Alginat Berpotensi Jadi Peluang Usaha

Imbuhkan aerator

Pada daerah ketinggian spesifik, air di dalam kolam akan kekurangan kandungan oksigennya hingga diperlukan aerator untuk menambah oksigen.

loading...
loading...