Petani Diimbau Dapatkan Pelatihan Vokasi Guna Meningkatkan Produktivitas


Pertanianku – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah untuk memberikan pelatihan vokasi kepada para petani. Hal ini bertujuan meningkatkan produktivitas para petani yang akan berimbas pada tingkat kesejahteraan petani di Indonesia. Jika produktivitas meningkat, otomatis tingkat kesejahteraan petani pun ikut meningkat.

jokowi-indonesia-seharusnya-tidak-lagi-impor-pangan

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Pengolahan Makanan dan Peternakan Juan Permata Adoe mengatakan kebutuhan terhadap produk pertanian di Indonesia akan meningkat pesat hingga 2030. Hanya saja, hingga saat ini produksi pertanian di Indonesia masih minim.

“Tantangan di produksi adalah urbanisasi dan penduduk yang terus berubah. Butuh pelatihan vokasional, sehingga bisa tumbuh 60% pertumbuhan produksinya. Tenaga kerja kita masih kurang,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dikutip dari Liputan6 (01/12).

Selama ini belum ada sinkronisasi kebijakan pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian. Padahal, butuh pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan pada sektor pertanian di Indonesia.

“Pemerintah minta harga stabil, tapi tidak diiringi kebijakan. Padahal, kesempatan untuk masuk pada sektor ini membuat majunya industri kita. Kita harus melihat biaya kita yang banyak terbuang. Infrastruktur juga harus kita bangun,” lanjutnya.

Selain itu, butuh pengembangan infrastruktur dan teknologi untuk melihat secara lebih jelas mengenai gambaran pemanfaatan lahan melalui pendekatan geospasial. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan terjadi peningkatan produksi pertanian secara cepat.

“Pada sektor distribusi itu juga penting, lalu juga teknologi. Tujuan kita berikutnya adalah siap ekspor untuk memenuhi kebutuhan 130 juta ton untuk konsumsi internasional. Kami harapkan pemerintah bisa implementasikan sinkronisasi,” ucap Juan Permata.

Baca Juga:  Indonesia Krisis Petani, Bupati Luwu Utara Ajak Kaum Millenial Bertani Kakao
loading...
loading...