Pria Ini Manfaatkan Lahan Bekas Makam Jadi Kebun Hortikultura

Pertanianku – Seorang pria asal Sondakan, Lawean, Solo bernama Hernot Sarwani ini memanfaatkan lahan kosong bekas pemakaman menjadi kebun hortikultura dan kebun bibit. Awal mulanya karena Hernot merasa bahwa lahan tersebut dibiarkan begitu saja, dan kenapa tidak dimanfaatkan dengan baik, dan akhirnya pun ia memanfaatkan.

pria-ini-manfaatkan-lahan-bekas-makan-jadi-kebun-hortikultura

Tanaman hortikultura yang ditanam olehnya antara lain pisang cavendish, pisang raja, pisang kepok, pepaya Thailand, pepaya hibrida, srikaya, jambu, dan sirsak. Sementara itu, bibit yang dikembangkan di antaranya pisang cavendish, cabai rawit, cabai besar, tomat, dan terung.

Hernot mengatakan, ia dipercaya mengelola lahan bekas makam seluas 20 × 50 m.  Pemanfaatan lahan tersebut berdasarkan izin dari Pemerintah Kota Solo, sebagai program kerja di Kelurahan Sondakan.

“Hasil kebun dibagikan ke warga, dan sebagian dijual untuk ongkos ngopeni kebun. Jika bibit, kita gratiskan untuk warga Sondakan,” jelas Hernot di Solo, seperti melansir Jitunews.

Dengan adanya kebun tersebut, Hernot berharap lahan bisa bermanfaat sebagai ruang terbuka hijau di perkotaan dan menjadi kawasan yang bisa mengantisipasi perubahan iklim.

“Sudah sangat sulit mencari lahan terbuka hijau di perkotaan. Lahan ini bisa menjadikan lingkungan lebih sejuk, meningkatkan persediaan oksigen, juga untuk pengawetan air hujan,” lanjutnya.

Untuk edukasi ke masyarakat, Hernot mengajak remaja Karang Taruna Sondakan terlibat peduli lingkungan. Setiap minggu pagi, mereka diajak membagikan bibit ke masyarakat di area Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Solo.

“Kami perlu regenerasi, sehingga melibatkan Karang Taruna. Kami bagikan bibit gratis, dengan cara warga menukarkan sampah berupa botol dan gelas plastik dengan bibit tanaman. Botol dan gelas plastik tersebut nantinya digunakan untuk wadah pembibitan,” papar Hernot.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, agar peduli lingkungan dan menghijaukan pekarangan,” tutur Hernot.

loading...
loading...