Produksi Padi Sumut Ditargetkan Mencapai 5,2 Juta Ton


Pertanianku – Guna meningkatkan produksi padi giling pada 2017 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menargetkan produksi padi giling mencapai 5,2 juta ton. Angka tersebut naik pada 2016 lalu yang hanya mencapai 4,6 juta ton.

“Peningkatan produksi antara lain diharapkan dari peningkatan produktivitas, mempertahankan luasan tanaman padi, dan adanya pembukaan lahan baru di Kabupaten Mandailing Natal seluas 500 hektare,” kata Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Sumut Marino di Medan, seprti melansir Antaranews (01/02).

Produktivitas ditargetkan bisa mencapai 5,2 kuintal per hektare dari 2016 yang masih 5,1 kuintal per hektare.

Luasan area lahan pertanian pada 2016 tercatat seluas 436.000 hektare tersebut diharapkan dapat bertahan di tengah adanya rencana penambahan luas area lahan baru yang akan disiapkan sekitar 500 hektare di Kabupaten Mandailing Natal.

Peningkatan produktivitas tentunya dilakukan dengan menggunakan bibit unggul, pemupukan yang tepat, dan pemanenan yang benar terus disosialisasikan ke petani.

Untuk mempertahankan areal tanaman padi, sudah dilakukan pemerintah provinsi dengan membuat peraturan daerah tentang perlindungan areal tanaman pangan yang diharapkan juga diikuti pemerintah kabupaten/kota yang memiliki areal tanaman pangan.

“Adapun pembukaan lahan baru untuk penanaman padi di Mandailing Natal seluas 500 hektare itu diharapkan bisa terwujud setelah di 2016 belum jadi karena beberapa faktor,” tambahnya lagi.

Salah satu faktor belum jadinya pembukaan lahan baru di 2016 karena Studi Investigasi Desain (SID)-nya kala itu belum selesai.

“SID-nya baru selesai sehingga pembukaan luasan lahan tanaman padi 500 hektare tersebut diharapkan bisa terlaksana tahun ini,” katanya.

Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi sebelumnya mengakui bahwa Sumut sedang berupaya memulihkan kembali posisinya sebagai lumbung padi nasional.

Baca Juga:  Bagaimana Nasib Petani Garam di Indonesia

“Diupayakan Sumut kembali ke posisi lima setelah dewasa ini turun sebagai peringkat enam,” jelas Erry.

Untuk kepentingan itu, Erry mengatakan, selain ada Perda Perlindungan Areal Tanaman Pangan, Pemprov Sumut juga berharap adanya bantuan pemerintah pusat melalui program upaya khusus pada tanaman padi jagung dan kedelai yang juga dilakukan secara nasional.

loading...
loading...