Provinsi Lampung Tingkatkan Produksi Pertanian dengan Pogram GP3K


Pertanianku – Guna meningkatkan produksi pertanian, Metro Utara, Lampung, melakukan Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K) diharapkan mampu memberikan kesejahteraan kepada petani.

Provinsi Lampung Tingkatkan Produksi Pertanian dengan Pogram GP3K

“Terbukti dengan program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi atau GP3K telah meningkatkan produktivitas hasil pertanian dari yang rata-rata sebelumnya 5,8 ton per hektare meningkat menjadi 6,6 ton per hektare,” ucap Direktur PT Pemasaran Pupuk Indonesia Koeshartono seperti dikutip Antaranews.com (20/9).

Hal itu disampaikan terkait panen raya GP3K yang digelar PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usaha PT Pupuk Sriwidjaja di Desa karang Rejo, Metro Utara Lampung.
Program GP3K di Metro lampung Raya yang dirintis sejak 2011 lalu bertujuan mensosialisasikan hasil dari penggunaan pemupukan berimbang kepada petani.

Luas sentra persawahan yang dijadikan area panen raya jenis padi Ciherang ini 105,5 hektare dari total luas lahan Kota Metro sebesar 2.018 hektare.

Saat ini sudah ada 12 desa di Kota Metro yang bergabung dalam GP3K dengan jumlah peserta sebanyak 289 petani dan desa yang belum tergabung akan menjadi target binaan PT Pupuk Sriwidjaja selanjutnya.

“Kami berharap dengan adanya peningkatan hasil panen dalam program ini, akan memicu kelompok tani lainnya tertarik untuk menjadi peserta GP3K,” kata Koeshartono.

Secara nasional, PT Pupuk Indonesia telah mengelola 1.380.000 hektare lahan untuk program GP3K yang dijalankan oleh tiap anak perusahaannya.

Dari luas lahan tersebut, sebesar 77% di antaranya telah ditanami dan 64% telah dipanen. Hasil GP3K Pupuk Indonesia secara nasional menunjukkan adanya peningkatan hasil panen sebesar rata-rata 0,8 ton per hektar dari 5,8 per hektare menjadi 6,6 ton per hektare.

Baca Juga:  Aksi Penjualan Ratusan Telur Penyu Digagalkan Aparat Kepolisian Jember
loading...
loading...