RI Kembali Darurat Petani

Pertanianku – Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki lahan pertanian sangat luas. Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan jumlah petani yang tiap tahun kian sedikit. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sistem mekanisasi pertanian yang lebih baik pada sektor pertanian.

Pasalnya, menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Muhammad Syakir dengan mekanisasi pertanian yang mumpuni, dinilai mampu menghemat tenaga kerja. Ditambah lagi mampu mempersingkat waktu penanaman.

“Mekanisasi pertanian telah terbukti dapat mempercepat waktu budidaya tanaman dan menghemat tenaga kerja lebih dari 60% sehingga IP dan produktivitas lahan pertanian meningkat, sedangkan biaya tenaga kerja dapat dihemat lebih dari 50%,” kata Syakir seperti dikutip Okezone (9/1/2017).

Syakir mengatakan, bahwa dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, telah terjadi pergeseran tenaga kerja pertanian ke sektor kerja nonpertanian lebih dari 5%.

Dan lagi, ungkapnya pada 2015 silam jumlah petani Indonesia hanya tersisa 27 juta jiwa. Oleh karena itu, pihaknya menganggap perlu dukungan melalui mekanisasi pertanian yang membantu proses produksi.

loading...
loading...