Sukses dan Kaya Berkat Usaha Budidaya Buah


Pertanianku – Berkat usaha budidaya buah, seorang pria bernama Kostaman mengubah hidupnya. Sebelumnya Kostaman hanyalah seorang asisten supir pengangkut buah dan sayur. Namun, saat ini Kostaman adalah seorang pengusaha sukses yang memasok buah dan sayur ke sejumlah supermarket modern dengan omzet ratusan juta rupiah per bulan.

sukses-dan-kaya-berkat-usaha-budidaya-buah

Lewat perusahaan Yan’s Fruit and Vegetables, ia rutin memasok buah dan aneka sayuran segar ke berbagai supermarket ternama di Jakarta seperti Sogo, Grand Lucky, Ranch Market, dan Papaya.

Kostaman mengawali kariernya sebagai asisten sopir angkutan pemasok buah dan sayuran dari sebuah perusahaan asal Jepang yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Profesi ini ditekuninya sejak 1997 silam.

Sebagai asisten sopir, tugas Kostaman hanya membantu sopir mengangkut dan mendistribusikan buah dan sayuran. “Tetapi, waktu itu sopirnya malas, jadi saya diminta menghadapi supervisor atau manajernya untuk administrasi dan serah terima,” cerita Kostaman, seperti melansir dari Kompas.com (13/12).

Pengalaman berhubungan dengan supervisor dan manajer ini menambah wawasan dan pengetahuan Kostaman. Ide untuk terjun langsung ke usaha ini mulai didapatnya sekitar 1999. Ketika itu, Jakarta tengah dilanda krisis pasokan stroberi.

Padahal, permintaan stroberi di sejumlah gerai ritel di Jakarta sangat tinggi. Selama menjadi asisten sopir, berapa pun stroberi yang dibawa dari Bandung, selalu habis diborong peritel.

Ditambah lagi, saat itu sedang terjadi krisis pasokan stroberi. Pihak ritel pasti akan menampung bila ada pasokan stroberi. Dari situ ia kemudian tergerak memasok stroberi ke kawasan Jakarta. Kebetulan, ia tahu produsen stroberi berkualitas bagus di Bandung, yakni Ciwidey.

Berbekal relasinya dengan para manajer dan supervisor supermarket, Kostaman pun mulai menawarkan stroberi dari para petani Ciwidey.

Baca Juga:  Apa sih Keistimewaan Labu Kuning?

“Dulu prosesnya lebih mudah dari sekarang. Asal kualitasnya sesuai, saya bisa memasok,” terang Kostaman yang hanya tamatan sekolah dasar ini. Sejak itulah, ia dikenal sebagai pemasok stroberi.

Saat itu, ia masih bergabung di perusahaan lama tempatnya bekerja sebagai asisten sopir. Untuk memulai usaha sendiri, ia masih terkendala modal. Akhirnya, ia mengajak temannya untuk bergabung.

Setelah mendapat teman kongsi, pada 2000 ia mundur dari perusahaannya. “Modal awal saya Rp7 juta,” ujarnya.

Ketika itu ia langsung mendirikan usaha dengan brand Yan’s Fruit and Vegetables. Awalnya, ia menjalin kerja sama dengan petani melalui sistem pemberian bibit. Kini, kerja samanya telah meningkat pada tingkat pengepul.

Usaha Kostaman terus berkembang, hingga 2003 ia ditawari seorang manajer untuk memasok berbagai kebutuhan sayuran di supermarket besar. Sejak itu, Kostaman rutin memasok 125 item sayuran seperti kol, brokoli, paprika, dan cabai. “Untuk buah, saya memasok stroberi saja,” tuturnya.

Tercatat hingga saat ini sekitar 35 supermarket di Jakarta kini berlangganan sayur dan buah dengan Kostaman. Dalam sehari ia bisa memasok lima ton buah dan sayuran ke supermarket, dengan omzet Rp400 juta per bulan.

loading...
loading...