Tata Cara Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Terpal


Pertanianku – Lobster air tawar merupakan salah satu komoditas perikanan yang permintaannya cukup tinggi. Indonesia mulai mengembangkan budidaya lobster air tawar sejak tahun 2000. Sebenarnya, lobster air tawar berasal dari Australia tepatnya Queensland. Pemeliharaan yang mudah dan tahan terhadap penyakit menjadikan lobster air tawar lebih unggul dibanding lobster air laut, udang vaname, ataupun udang windu.

Tata Cara Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Terpal

Budidaya lobster air tawar bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah dengan media kolam terpal. Berikut beberapa tahapan budidaya lobster air tawar skala rumahan dengan menggunakan media kolam terpal.

  1. Sediakan terpal untuk membuat kolam.
  2. Usahakan cari terpal yang tebal.
  3. Pastikan lokasi di sekitar rumah memiliki kontur tanah yang rata dan banyak terkena sinar matahari.
  4. Buatlah kolam dengan media terpal/plastik dengan ukuran 1 × 2 meter dengan ketinggian sekitar 80 cm.
  5. Selanjutnya, isi kolam dengan air bersih dengan ketinggian sekitar 60 cm. Usahakan tinggi kolam jangan sampai sesuai dengan tinggi kolam karena lobster bisa kabur. Jadi, usahakan ketinggian air kurang 10—30 cm dari tinggi kolam.
  6. Masukkan eceng gondok atau tanaman air lainnya, serta potongan pipa atau kayu sebagai media berkumpulnya lobster.
  7. Masukkan lobster ke kolam, usahakan jenis lobster betina lebih banyak daripada pejantannya.
  8. Ketika lobster betina sudah terlihat mempunyai telur, segera pisahkan ke kolam lain karena lobster termasuk kanibal. Biarkan betina menetaskan telurnya pada kolam terpisah.
  9. Jika telur menetas, pindahkan betina tersebut ke kolam penetasan.
  10. Berilah makan secara rutin, dan sekitar beberapa bulan kemudian lobster pun akan tumbuh dewasa.
Baca Juga:  Ternyata Ini yang Menyebabkan Ikan Jadi Beracun!
loading...
loading...