Tata Cara Budidaya Mangga Gedong Gincu Asal Cirebon


Pertanianku – Mangga gedong gincu merupakan mangga yang berasal dari Cirebon. Mangga gedong gincu tak kalah dari mangga jenis lainnya. Namun, bagi masyarakat Cirebon mangga ini memiliki rasa manis yang pas. Mangga gedong gincu beraroma wangi yang sangat menggoda.

Tata Cara Budidaya Mangga Gedong Gincu Asal Cirebon

Buah mangga gedong gincu ini sangat diminati banyak orang, baik itu pasar lokal maupun internasional seperti Cina dan Jepang. Prospek pasar yang sangat baik inilah yang membuat buah mangga gedong gincu banyak diminati. Oleh karena itu, budidaya mangga gedong gincu memiliki prospek bagus.

Berikut tata cara budidaya mangga gedong gincu dengan benar.

Syarat tumbuh

Mengapa syarat tumbuh? Hal ini karena memang syarat tumbuh sangatlah penting dalam bercocok tanam dan menghasilkan buah mangga gedong gincu yang baik dan panen berlimpah.

Mangga gedong gincu sangat tepat ditanam pada dataran rendah dengan ketinggian 0—500 meter di atas permukaan laut. Curah hujan yang diperlukan sekitar 1.000mm/ tahun dengan bulan kering mencapai 3—6 bulan. Kebutuhan sinar matahari sangatlah krusial untuk hasil yang maksimal. Untuk ph tanah, sebaiknya berkisar 5,5—6,5 dan memiliki struktur tanah berpasir dengan suhu optimum di antara 24—27 derajat Celsius.

Penanaman

Pada budidaya mangga gedong gincu, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan lahan untuk menanam. Tanah yang cocok untuk budidaya mangga gedong gincu haruslah tanah yang subur. Pembersihan lahan juga penting karena gulma dan lainnya yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman harus benar-benar dihilangkan. Jarak antartanaman bisa saja bervariasi dan biasanya menggunakan ukuran 5 × 5 meter.

Untuk cara tanam, lakukan penggalian lubang tanam sedalam 30 cm dan tanahnya bisa dibiarkan di sisi kanan. Pada budidaya mangga gedong gincu tanah yang tadinya diletakkan di sisi kanan lubang bisa dicampur dengan pupuk kandang dengan rasio 1 : 1 setelah 1 bulan penggalian. Lalu, masukkan campuran tanah dan pupuk kandang tadi dalam lubang galian dan masukkan benih yang Anda beli ke dalam titik lubang.

Baca Juga:  Solok Kembangkan Agrowisata Durian, Seperti Apa Ya?

Pemeliharaan

Tahap selanjutnya adalah pemeliharaan. Ini merupakan bagian penting dalam menanam mangga gedong gincu. Pemeliharaan meliputi pengendalian serangan hama, pengairan, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian gulma.

Apabila hujan tidak turun saat diperkirakan, lebih baik lakukan penyiraman tanaman. Pada Mei—Juni ketika tanaman sudah berusia 4—5 tahun, tidak perlu diberi air agar tanaman menjadi terangsang untuk berbunga. Apabila bunga sudah muncul, pohon bisa segera disiram agar buah yang dihasilkan nanti menjadi optimal.

Perhatikan masalah gulma dan hal lain yang mengganggu pertumbuhan tanaman seperti rumput dan ilalang serta tanaman parasit. Pembersihan itu penting dan bisa dilakukan dengan cara menyiangi ataupun memberikan semprotan pestisida.

Untuk masalah pemupukan, tentu Anda bisa mengikuti berbagai tips dalam memberikan pupuk pada tanaman buah mangga. Pupuk yang dibutuhkan adalah pupuk kandang, kompos, NPK, Urea, KCI, dan Super Nasa. Biasanya pupuk diberikan dengan cara memasukkannya pada lubang dekat tanaman dengan dosis 30—40 kg setiap 2 tahun sekali yang diberikan tiap awal musim hujan dan juga setiap pertengahan tahun.

Pemangkasan

Pada budidaya mangga gedong gincu pemangkasan harus dilakukan secara rutin. Hal ini penting dilakukan untuk menghasilkan buah yang berkualitas. Pemangkasan bisa meliputi pemangkasan perawatan, dan pembuahan.

Panen

Buah mangga gedong gincu sudah siap panen ketika buah telah terlihat berwarna hijau dan beberapa bagian kulit berwarna kemerahan. Pada panen pertama, mangga ini biasanya hanya menghasilkan 10—15 buah per pohon. Barulah pada panen kedua buah akan tumbuh dengan lebat.

loading...
loading...