Tata Cara Membuahkan Tabulampot dengan Pupuk Bokashi


Pertanianku – Budidaya tanaman menggunakan teknik tabulampot (tanam buah dalam pot) saat ini menjadi tren di kalangan masyarakat. Tabulampot merupakan alternatif pilihan menanam terlebih jika Anda memiliki pekarangan rumah yang terbatas.

Tata Cara Membuahkan Tabulampot dengan Pupuk Bokashi

Tidak hanya itu, tabulampot pun mampu memberikan pemandangan yang indah dengan buah-buah yang menggantung di rantingnya. Namun, pernahkah Anda mendapati tabulampot Anda tidak lekas berbuah? Jika ya, mungkin pada saat proses penanaman tidak dilakukan dengan baik.

Jika tabulampot Anda tidak lekas berbuah, solusinya adalah menggantinya dengan media bokashi. Bokashi merupakan pupuk organik yang bisa menjadi solusi tabulampot yang mandul berbuah. Istimewanya, media ini memiliki pH cenderung netral, yakni 7—8. Mayoritas tabulampot memang mensyaratkan kondisi tersebut supaya berbuah. Bila tanah kemasaman, bisa menyebabkan tabulampot sulit berbuah.

Media bokashi ini banyak mengandung mikroba pengurai tanah sehingga tanah media menjadi lebih subur. Bagi Anda yang berminat mencoba membuat sendiri media bokashi ini, caranya sangat mudah. Berikut langkah pembuatan media bokashi untuk tabulampot.

  • Siapkan tempat pembuatan bokashi. Idealnya tempat itu beratap dengan luasan antara 50—100 m2. Tempat pembuatan tidak perlu berdinding supaya sirkulasi udara lancar.
  • Perlu diketahui, bahan bokashi terbaik adalah kotoran sapi dan kambing. Pilihlah mana yang mudah tersedia. Bahan lainnya adalah jerami padi, kotoran ayam, sekam, dan dedak yang kemudian disusun berurutan. Pemakaian pupuk guano dari kelelawar pun bisa dilakukan untuk merangsang pembungaan.
  • Urutan susunan lapisan tanah dari dasar adalah jerami (10 cm), berikutnya di atasnya ditabur 50 karung kotoran ayam (5 cm), 20 karung arang sekam, dan 2 karung dedak. Bila menambahkan pupuk guano cukup memakai 2 karung saja.
  • Hamparkan bahan bokashi tersebut kemudian siramkan media stater, yakni EM4 untuk mempercepat proses fermentasi. Sebotol EM4 terlebih dahulu dicampurkan dalam 40 liter air yang sebelumnya sudah diberi larutan gula (1/4 kg gula pasir).
  • Tutup seluruh bahan dengan karung goni dan didiamkan selama 24 jam. Setelah lewat sehari, buka dan aduk seluruh bahan hingga merata. Diamkan kembali selama 24 jam dengan kondisi media tertutup karung goni. Ulangi selama 5 hari berturut-turut sampai media matang. Media matang dicirikan dengan suhu media terasa hangat.
  • Angin-anginkan media tersebut selama 2 hari. Setelah itu media bokashi siap dipakai. Untuk sebuah tabulampot, media bokashi yang dipakai sekitar 5 kg atau setengah ember. Media tersebut kemudian bisa diletakkan di atas media tanam tipis-tipis.
Baca Juga:  AS Punya Apel Hasil Rekayasa Genetik

Cukup mudah kan membuatnya. Jika tertarik, Anda dapat mencobanya sendiri. Selamat bercocok tanam!

loading...
loading...