Teknik Tepat Pembibitan Sengon

0

Pertanianku – Tanaman sengon biasanya diperbanyak secara generatif melalui biji atau benih. Sementara itu, perbanyakan jenis tertentu yang lambat berbuah seperti sengon solomon menggunakan teknologi kultur jaringan. Benih yang digunakan harus bermutu baik, sehat, bersih, bebas serangan hama dan penyakit, serta berasal dari tanaman induk yang unggul. Benih dari perusahaan yang telah mendapat rekomendasi atau instansi berwenang biasanya berkualitas terjamin.

Teknik Tepat Pembibitan Sengon

Untuk meningkatkan daya perkecambahan, sebaiknya melakukan persemaian biji. Jangan langsung menanam di lahan. Kulit biji sengon agak keras sehingga memerlukan perlakuan prasemai (seed treatment). Rendam satu bagian benih dalam lima bagian air mendidih selama 3—5 menit. Selanjutnya, tiriskan dan rendam selama semalam dalam air dingin bersuhu 20—25o C. Setelah itu, benih siap disemai.

Lokasi persemaian sebaiknya datar, dekat sumber air untuk mempermudah penyiraman, subur, dan dekat lokasi penanaman. Naungi bedeng semai dengan atap rumbia kerangka bambu dengan tinggi bagian depan 75 cm dan bagian belakang 50 cm. Bak semai dibuat dengan ukuran 5 m x 1 m, lalu diisi dengan media dari campuran tanah dan pasir dengan perbandingan 1 : 1. Semaikan benih pada pagi atau sore hari untuk menghindari penguapan berlebih. Penaburan benih dilakukan pada larikan dengan kedalaman sekitar 2 cm dan jarak antarlarikan 5 cm. Usahakan benih tidak saling tumpang tindih agar pertumbuhan kecambah tidak bertumpuk. Benih berkecambah pada hari kelima setelah penyemaian. Umur 7—10 hari, bibit siap dipindahkan (disapih) ke polibag berukuran 10 cm x 20 cm. Media tanam berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Ketinggian media cukup ¾ polibag. Satu polibag ditanami satu kecambah.

Bibit ditempatkan di bedeng tabur kemudian dipelihara intensif sampai bibit siap pindah tanam ke lahan produksi. Penyiraman bibit di persemaian dilakukan pada pagi, siang, atau sore hari dengan menggunakan nosel. Penyiraman dilakukan lebih banyak jika bibit baru dipindah tanam dan cuaca panas. Penyulaman bibit dilakukan jika ada bibit yang pertumbuhannya tidak baik. Bersihkan gulma di sekitar bibit satu per satu secara hati-hati agar tidak merusak akar. Bibit yang siap ditanam di lapangan adalah bibit yang berumur antara 3— 5 bulan tergantung perlakuan selama di persemaian.

 

Sumber: Buku Bisnis dan Budidaya 18 Kayu Komersial

loading...
loading...