Teknik Tepat Pendederan Ikan Gurami di KJA


Pertanianku – Pendederan merupakan kegiatan budidaya pada budidaya ikan yang dilakukan setelah pembibitan. Kegiatan pendederan ikan gurami dilakukan untuk memelihara benih ikan berukuran 5—8 cm dengan berat 50 gram menjadi benih berukuran 8—12 cm dengan ukuran 100 gram. Waktu yang dibutuhkan dalam kegiatan pendederan berlangsung kurang lebih selama tiga bulan. Pada budidaya ikan gurami pendederan dapat dilakukan di keramba jaring apung (KJA).

Teknik Tepat Pendederan Ikan Gurami di KJA

Pendederan di keramba jaring apung (KJA)

Pendederan di KJA dapat dilakukan di danau dan waduk atau rawa. KJA dibuat berbentuk bujur sangkar dan diletakkan di danau, rawa, atau waduk yang kondisi airnya baik dan tidak tercemar limbah beracun. Ukuran kolam KJA minimum 1 x 1 x 1 m3. Bagian atas KJA berada sekitar 30 cm di atas permukaan air, sedangkan bagian bawahnya terendam sekitar 40 cm.

Benih yang ditebar biasanya sudah berukuran 50 gram/ekor. Pendederan dengan KJA dianggap cukup produktif karena padat tebarnya cukup tinggi, mencapai 100—200 ekor/m2. Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas untuk menghindari stres pada benih.

Selama pemeliharaan ikan gurami, setiap harinya benih diberi pakan berupa pelet sebanyak 3% dari total berat benih. Selain itu, benih juga dapat diberi tambahan pakan alami seperti cincangan daun talas, azolla, atau kangkung.

Dalam pemberian pakan usahakan jumlah pakan yang diberikan tidak berlebihan agar benih dapat menyantapnya dengan leluasa sehingga pakan tidak terbuang percuma. Untuk mengetahui berat total benih dapat dilakukan dengan melakukan sampling dari beberapa benih. Lakukan penyamplingan ini setiap akan memberi pakan.

Benih pendederan di KJA sudah dapat dipanen setelah tiga bulan pemeliharaan. Biasanya benih yang dipanen sudah memiliki bobot sekitar 100 gram/ekor. Pemanenan dilakukan dengan mengangkat salah satu sisi jaring sehingga benih berkumpul pada sisi yang lain. Penangkapan benih dilakukan dengan menggunakan seser.

Baca Juga:  Jangkrik Ini Dijual Rp100-an Juta!
loading...
loading...