Teknik Tepat Perawatan Ikan Lele Saat Musim Kemarau

Pertanianku – Menjalankan budidaya ikan lele saat musim kemarau memerlukan teknik tersendiri. Hal ini karena tidak sedikit pembudidaya ikan lele mengalami kesulitan untuk merawat lele saat musim kemarau.

teknik-tepat-perawatan-ikan-lele-saat-musim-kemarau

Musim kemarau membuat para pembudidaya lele mengalami kegagalan saat panen, dari kekurangan air dan berbagai macam penyakit yang akan menyerang lele. Berikut ini berbagai kendala yang dihadapi pembudidaya lele saat musim kemarau.

Beberapa hal yang mengakibatkan ikan lele mati saat musim kemarau.

  • Saat musim kemarau sering muncul banyak penyakit seperti kumis keriting, jamur, bintik putih, parasit, cacar, dan lele menggantung di permukaan air.
  • Saat penyakit menyerang, ikan ini biasanya akan mengalami penurunan nafsu makan. Ketika kita mengejar target waktu panen, ini yang akan menjadi masalah. Kadang pembudidaya tetap memaksakan pemberian pakan seperti takaran biasanya. Oleh karena nafsu makan ikan berkurang, pelet tersisa banyak di kolam. Pelet ini yang akan menjadi sumber penyakit pada ikan lele. Selain itu, pakan yang tersisa mengakibatkan kualitas air menjadi buruk dan menimbulkan penyakit pada lele.
  • Dan jika hal itu terjadi, daya tahan tubuh pada lele menjadi terganggu dan mengakibatkan mudah terserang penyakit.

Minimnya ketersediaan air

Saat musim kemarau sangat sulit sekali mendapatkan air. Air tanah kadang tidak mampu membantu karena debit air di dalam tanah sudah menurun dan di wilayah tertentu mengalami kekeringan. Bahkan, dengan bantuan mesin pompa tetap saja air pun tidak bisa keluar. Namun, Anda tidak perlu khawatir, sebab ada cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

Cara mengatasi:

Secara garis besar mengatasi kekurangan air ini ada dua. Pertama, kebanyakan para pembudidaya lele melakukan pengeboran tanah dengan kedalaman maksimal sampai menemukan sumber mata air. Kedua, dengan memperbaiki kolam yang dulu menggunakan kolam tanah diganti dengan kolam semen/kolam terpal karena dapat menyimpan air.

Perawatan ikan lele di musim kemarau

  • Lakukan pergantian air secara rutin karena di musim kemarau air kolam cepat kotor akibat endapan sisa pakan yang tidak dimakan ikan lele. Bila air tidak diganti, akan dapat menimbulkan bau yang sangat menyengat dan memengaruhi kesehatan ikan.
  • Jika air susah didapatkan, Anda bisa menggantinya dengan probiotik yang akan mempercepat penguraian sisa pakan lele dan mengurangi bau air pada kolam.
  • Pada siang hari lakukan penutupan kolam yang bisa dibuat atas dengan ketinggian tertentu.
  • Untuk mengatasi panas pada siang hari, di kolam lele dapat diberi paranet yang dipasang ¾ atau ½ dari kolam lele tersebut.
  • Jangan terlalu banyak memberi pakan pada lele. Jika lele enggan makan, berhentilah memberinya makan.
  • Puasakan lele 1 minggu sekali.
  • Untuk penambahan air disarankan pada saat malam hari atau pagi hari karena pada waktu pagi/malam suhu lebih stabil.
  • Pada saat pagi hari buka penutup kolam agar sirkulasi udara dapat berganti.
  • Jika lele sakit, segera diobati, supaya penyakitnya tidak menular. Ikan lele yang menggantung/sakit bisa dijaring dan pindahkan di kolam berbeda.
  • Apabila melihat ada beberapa lele yang mati mengambang, segera ambil agar kualitas air tidak bertambah buruk.

Demikianlah teknik tepat perawatan ikan lele saat musim kemarau.

loading...
loading...