Tips Mengolah Sayur Bayam yang Harus Anda Ketahui

Pertanianku – Bayam merupakan sayuran yang memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia. Di Indonesia sayuran ini menjadi salah satu primadona karena banyak disukai masyarakat. Terlebih bayam mudah didapatkan dan padat nutrisi. Itulah alasan yang menjadikannya tidak kalah dari sayuran lain seperti kangkung, kacang panjang, ataupun wortel.

Tips Mengolah Sayur Bayam yang Harus Anda Ketahui

Pada seikat bayam terdapat kandungan kalori, zat besi, vitamin B, vitamin A, vitamin E, magnesium, kalium, asam folat, kalsium dan masih banyak nutrisi penting lainnya.

Bayam memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia antara lain menjaga kesehatan tulang, membantu melancarkan pencernaan di dalam tubuh, berperan sebagai anti-oksidan alami bagi tubuh, menetralisir efek natrium, mencegah pendarahan, menurunkan berat badan, dan memperkuat kekebalan tubuh. Tidak salah jika Anda rajin-rajin mengonsumsi bayam karena akan ada banyak manfaat yang Anda peroleh.

Bayam perlu mendapat perlakuan khusus dalam memasaknya. Alih-alih menjadi sehat, Anda justru tidak mendapatkan manfaat apa-apa jika memakan olahan bayam yang salah. Agar hal itu tidak terjadi, berikut hal-hal yang harus diperhatikan ketika memasak sayur bayam.

  1. Pilih bayam yang segar

Hal ini berkaitan dengan kandungan nitrit dalam bayam. Bayam segar yang baru dicabut mengandung sekitar 5 mg nitrit per kg. Jika bayam disimpan dalam lemari pendingin selama dua minggu, kadar nitrit dapat meningkat hingga 300 mg per kg. Artinya, dalam 1 hari penyimpanan bayam dalam lemari pendingin, nitrit akan bertambah sebanyak 7%.

  1. Sayur bayam tidak boleh dipanaskan ulang

Bayam mengandung zat besi yang baik bagi tubuh. Zat besi tersebut adalah ferro (Fe2+). Ketika dipanaskan ulang, ferro akan mengalami oksidasi, yaitu peristiwa pengikatan oksigen. Ferro akan berubah menjadi ferri (Fe3+) yang beracun untuk tubuh.

  1. Segera makan sayur bayam

Bayam juga mengandung senyawa nitrat (NO3). Jika terlalu lama terpapar udara, nitrat akan berubah menjadi nitrit (NO2) yang merupakan senyawa tak berwarna, tidak berbau, dan beracun. Itulah mengapa Anda harus segera memakan sayur bayam yang sudah matang. Sebaiknya, Anda tidak memakan sayur bayam yang lebih dari lima jam dimasak.

  1. Gunakan panci stainless steel saat memasak bayam

Senyawa ferro dalam bayam ternyata dapat berinteraksi dengan panci yang terbuat dari alumunium. Ferro yang berinteraksi dengan alumunium akan menyebabkan perubahan senyawa yang bersifat racun untuk tubuh. Itulah mengapa sebaiknya Anda memasak sayur bayam dengan panci stainless steel.

loading...
loading...