Tips Pintar Memilih Indukan Ikan Baronang yang Berkualitas

0

Pertanianku – Ikan baronang (Siganus sp) merupakan salah satu jenis ikan laut yang banyak diminati oleh konsumen karena rasa dagingnya lezat. Ikan ini pun terbilang sangat potensial untuk dibudidayakan mengingat harganya cukup mahal di pasaran.

Tips Pintar Memilih Indukan Ikan Baronang yang Berkualitas

Di perairan Indonesia terdapat sedikitnya 7 spesies ikan baronang, yaitu Siganus javus, S. argentinzaculatus, S. vermiculatus, S. guttatus, S. spinus, S. Rivulatus, dan S. canaliculatus.

Di antara ketujuh jenis baronang tersebut yang potensial untuk dibudidayakan adalah S. guttatus dan S. canaliculutus. Kedua jenis ikan tersebut cepat tumbuh dan toleran terhadap kondisi berjejal dan stres.

Selama ini benih ikan baronang yang digunakan untuk budidaya sebagian besar masih dari hasil tangkapan di laut. Kendala dalam usaha untuk memijahkan sendiri benih ikan baronang adalah belum adanya pilot project atau budidaya percontohan pemijahan ikan baronang.

Keberhasilan ikan baronang juga sangat ditentukan oleh induk yang digunakan. Induk berkualitas harus bebas dari penyakit, berkondisi fisik baik, dan matang gonad. Induk yang digunakan dapat berupa indukan yang dipelihara dari keramba jaring apung dan tambak atau hasil penangkapan dari alam. Berikut tips pintar memilih indukan ikan baronang yang berkualitas.

  • Ikan betina berukuran lebih besar daripada jantan.
  • Perut bagian bawah pada ikan betina lebih besar daripada jantan.
  • Lubang genital ikan betina lebih besar daripada jantan.
  • Ukuran ikan beronang terutama matang telur adalah panjang baku 110—140 mm untuk ikan jantan dan ikan betina 130—210 mm untuk ikan betina. Sementara itu, berat induk berkisar 250—450 gram.
  • Jika bagian perut baronang diurut, cairan keluar berwarna jingga dari lubang genital berarti ikan betina, tetapi bila cairan berwarna putih susu berarti ikan jantan.
  • Induk yang memenuhi kriteria standar antara lain berwarna cerah, organ tubuh lengkap, tubuh kenyal, dan gerakan aktif. Sebelum dipelihara dalam bak pemeliharaan, induk terlebih dahulu diadaptasikan lingkungan terutama suhu dan salinitas.
loading...
loading...